Mil Mi-8 “Hip”, Helikopter Serbaguna Tangguh Paling Banyak Diproduksi di Dunia Asal Russia

Diproduksi lebih dari 12.000 unit (2.800 unit diekspor) dan digunakan lebih dari 50 negara, Mil Mi-8 (kode nama NATO “Hip”) dapat dinilai sebagai salah satu desain helikopter paling sukses sepanjang masa. Helikopter ini telah digunakan untuk menjalankan peran sebagai helikopter transport penumpang, transport pasukan, transport vip, pengintaian, perang elektronik, serangan, pengintai artileri dan pos komando udara sepanjang masa masa dinasnya dengan berbagai negara yang telah membeli helikopter ini. Bahkan hingga hari ini, Mi-8 tetap digunakan di banyak angkatan udara dan satuan-satuan militer di seluruh dunia. Hingga kini, produksi helikopter ini terus berlanjut (dengan varian terbarunya), meskipun produksi pertama helikopter ini telah terbang hampir 50 tahun yang lalu, sejak pertama diluncurkan dari jalur perakitan di Pabrik Helikopter Mil Moscow – saat itu masih jadi ibukota Uni Soviet. 

Helikopter Mil Mi-8 merupakan varian helikopter asal Russia yang paling banyak diproduksi di dunia. (Sumber: https://www.planetminecraft.com/)

SEJARAH PENGEMBANGAN

Mil Mi-4 “Hound”. (Sumber: https://www.gonzoaviation.com/)

Mi-8 dikembangkan sebagai pengganti dari helikopter Mi-4 “Hound”, helikopter angkut bermesin piston yang muncul pada tahun 1953 yang dapat membawa hingga empat belas personel. Pada tahun 1957, Mil OKB mulai mempertimbangkan pengganti Mi-4, yang ditenagai oleh mesin turboshaft kembar. Pada saat itu, terdapat berbagai alasan yang menentang pengembangan jenis helikopter baru, dan desain baru yang dibuat itu kemudian disebut sebagai “upgrade” dari Mi-4, meski pada dasarnya helikopter yang dirancang adalah desain yang sama sekali baru, tapi memanfaatkan beberapa desain lama Mi-4, seperti ekor, sistem rotor, dan roda pendaratan. Pada bulan Februari 1958, Dewan Menteri Soviet dengan hati-hati menyetujui rencana itu. Para menteri mengizinkan pengembangan helikopter pengangkat sedang, dengan kode OKB “V-8” – di mana “V” berarti “vertolyot (helikopter)” – yang akan didukung oleh mesin turboshaft Ivchenko Al-24V tunggal, yang menyediakan kekuatan 1.420 kW (1.900 SHP). Al-24V adalah versi turboshaft dari mesin turboprop Al-24 berkekuatan 1.790 kW (2.400 SHP) yang sedang dikembangkan untuk pesawat angkut mesin ganda Antonov An-24. Insinyur Mil OKB sama sekali tidak setuju dengan persyaratan untuk menggunakan mesin tunggal karena membahayakan keselamatan, dan juga tidak menyukai kenyataan bahwa Al-24V adalah mesin yang boros bahan bakar. Mikhail Mil melobi pihak berwenang untuk menyetujui pengembangan paralel versi mesin kembar, dengan alasan bahwa helikopter itu akan digunakan untuk transportasi VIP, dan adalah tidak bijaksana bila mengabaikan faktor keselamatan pemimpin Soviet. Alasan ini terbukti berhasil; segera setelah desain awal dan mockup skala penuh diperiksa, persetujuan untuk penggunaan mesin kembar “V-8A” diberikan pada bulan Mei 1960. Meski demikian terdapat masalah bahwa tidak ada mesin turboshaft yang benar-benar tepat untuk menerbangkan V-8A dan bahwa mesin ganda akan membutuhkan gearbox utama baru untuk menyambungkan daya output mereka, tetapi Isotov dari biro desain OKB sedang merancang mesin turboshaft baru, TV2, berkekuatan 930 kW (1.250 SHP), dan sama-sama mengimplementasikan dua mesin pada satu gearbox. Helikopter mesin tunggal V-8 melakukan penerbangan pertamanya pada 24 Juni 1961, dengan pilot uji Boris V. Zemskov. Mesin ini memiliki sistem rotor dan elemen-elemen lain yang diambil langsung dari Mi-4 – para insinyur benar-benar ingin memperbaiki komponen yang ada dengan basis Mi-4, tetapi untuk itu diperlakukan waktu lebih lama, sementara Mil ingin segera menerbangkan helikopter baru itu. Helikopter ini dikonfigurasi sebagai helikopter penumpang, dengan 18 kursi dan jendela persegi panjang, dan  roda utama memiliki rumahan, yang tidak akan muncul dalam versi produksi.

Mil V-8 “Hip A”/”Hip B”. (Sumber: http://www.airvectors.net/)

V-8 ditampilkan kepada dunia pada tanggal 9 Juli 1961 di pameran udara Bandara Tushino Moskow, dengan NATO menetapkan kode pelaporan dari “Hip”, menjadi “Hip-A” setelah versi lain muncul. Pada saat V-8 mulai mengudara, minat untuk memproduksinya secara umum telah memudar, dan prototype itu hanya digunakan sebagai alat uji, akhirnya di-ground pada tahun 1963, untuk kemudian dibesituakan. Dua prototipe V-8 lainnya dibuat tetapi tidak pernah terbang, digunakan sebagai pesawat uji-darat. Penerbangan penuh awal dari prototipe pertama yang mesin kembar V-8A dilakukan pada 17 September 1961, dengan pilot uji V.N. Loshkin. Pada saat terbang, prototype ini sangat mirip dengan konfigurasi V-8 – 18-kursi dengan rumahan pada roda utama dan rotor berbilah empat – kecuali prototype ini punya mesin turboshafts TV2 ganda. Prototype ini secara bertahap dilengkapi dengan perangkat baru yang tersedia, khususnya rotor lima-bilah yang menggantikan rotor empat-bilah dari Mi-4, sehingga membawanya lebih dekat ke spesifikasi produksi. Ketika NATO mengetahui kemunculan V-8A, ia diberi kode pelaporan “Hip-B”. Prototipe ini terus berfungsi sebagai platform pengembangan hingga jatuh pada Januari 1966, yang menewaskan ketiga kru di dalamnya. Dua prototipe terbang seri V-8A awal dibangun, termasuk prototipe transport serbu “V-8AT”, dan transport VIP “V-8AP”. V-8AT melakukan penerbangan pertamanya pada musim panas 1963; walaupun memiliki konfigurasi militer dan diberi kamuflase cat hijau militer, ia tetap mempertahankan jendela persegi panjang yang diambil dari konfigurasi heli sipil. Prototype ini sementara dimodifikasi pada musim semi berikutnya, 1964, ke konfigurasi transport VIP untuk bertindak sebagai perangkat demo dari V-8AP, yang melakukan penerbangan awal pada musim semi 1964, yang kemudian diubah menjadi konfigurasi heli sipil. Uji coba berjalan sangat baik, dengan prototipe V-8A menunjukkan bahwa mereka punya kemampuan angkat dua kali lipat dan 50% lebih cepat daripada Mi-4, dan jauh lebih ekonomis untuk dioperasikan. Versi militer kemudian diperintahkan untuk diproduksi sebagai “Mi-8T” pada musim gugur 1964, dengan versi heli sipil disebut sebagai sebagai “Mi-8P” pada musim semi 1965. Keduanya dioperasikan dengan kode pelaporan NATO “Hip -C “. Awalnya, produksi helikopter ini dibuat di Pabrik Negara no 387 di Kazan, sekarang ibukota Republik Tatarstan. Pabrik no 387 sebelumnya sudah membangun Mi-4, dan Mi-8 pertama mulai keluar dari lini produksi pada akhir 1965. Pada tahun 1970, dengan permintaan Mi-8 meninggi, Pabrik Negara no 99 di Ulan-Ude di Siberia juga akan mulai memproduksi helikopter jenis ini. “Hip” faktanya adalah helikopter yang luar biasa, contoh dari kemampuan teknik Soviet yang terbaik: kokoh, dapat diandalkan, mudah dirawat dan dioperasikan, mampu, dan relatif murah. Helikopter ini akan terbukti menjadi salah satu helikopter paling signifikan yang pernah dibuat.

DESAIN

Mi-8T yang menjadi dasar pengembangan Mi-8 selanjutnya, sebagian besar dibuat dari aluminium, dengan badannya seperti bus yang digantung di bawah instalasi mesinnya yang terdiri dari dua mesin turboshafts Isotov TV2-117A, yang diikuti ekornya yang memanjang kebelakang. Setiap mesin memiliki kekuatan maksimum 1.120 kW (1.500 SHP), tetapi karena sistem rotor tidak dapat mentolerir kekuatan penuh dari kedua mesin, sehingga terdapat sistem limiter untuk membatasi daya output engine; namun, jika satu mesin mati, mesin yang lain bisa beroperasi dengan kekuatan penuh. Engine inlet menampilkan sistem de-icing yang menggunakan udara panas mesin. Kemudian versi produksi telah meningkatkan daya mesin TV2-117F dengan masing-masing berkekuatan 1.268 kW (1.700 SHP), yang kemudian diikuti dengan mesin versi TV2-117AG yang memiliki kekuatan sama tetapi biaya operasional yang lebih rendah namun lebih handal, sebagian berkat penutup yang terbuat dari grafit. Sangat sulit untuk menentukan dengan pasti varian Mi-8 mana yang dipasangkan dengan varian mesin TV2, terlebih lagi karena sangat mungkin beberapa versi awal telah diperbarui dengan mesin yang lebih baik selama masa operasional mereka. Pintu servis mesin dibuat berengsel dan cukup kokoh untuk digunakan sebagai platform kerja saat dibuka, sebuah konfigurasi umum dalam desain helikopter Mil. Terdapat lubang akses di atap ruang kargo untuk memungkinkan petugas servis naik ke atas helikopter. Sistem rotor utama memiliki lima bilah, sedangkan rotor ekor memiliki tiga bilah, dengan rotor ekor dipasang ke kanan (versi perbaikannya, Mi-17 menggunakan konfigurasi serupa dengan memasang rotor ekor di sisi kiri). Semua baling-baling rotor terbuat dari logam dan memiliki fitur sistem electrothermal de-icing. Sebuah tailplane dipasang di depan rotor ekor, dan sebagian besar (walaupun tidak semua) produksi Mi-8T memiliki dudukan berbentuk kotak di bawah tailboom sebagai sensor kecepatan Doppler. Tailboom dapat dilepas dengan relatif mudah untuk kemudahan transportasi atau penyimpanan. Roda pendaratan menggunakan konfigurasi tricycle. Mengemudikan saat meluncur di landasan menggunakan pengereman diferensial. Rumahan roda utama yang dipasang pada versi prototipe dihapus di versi produksi. 

Mil Mi-8T “Hip C”. (Sumber: http://www.airvectors.net/)
Mesin Klimov TV3-117, yang menjadi mesin utama helikopter Mi-8T. (Sumber: https://en.wikipedia.org/)

Penyimpanan bahan bakar berada di tangki bahan bakar eksternal, satu di setiap sisi badan pesawat di depan roda pendaratan utama; awalnya, kapasitas bahan bakar adalah 745 liter (196 galon AS) untuk tangki sisi kiri dan 680 liter (179 galon AS) untuk tangki sisi kanan, tetapi produksi akhir menggunakan tangki yang diperbesar dengan volume 1.140 liter (301 galon AS) dan 1.030 liter (272 galon AS) masing-masing. Tangki eksternal sisi kanan memiliki fairing panjang di hidungnya untuk mengakomodasi pemanas di kabin. Terdapat juga tangki cadangan dengan kapasitas 445 liter (117 galon AS) yang dipasang di belakang gearbox utama, dan tangki tambahan ganda dengan kapasitas 915 liter (241 galon AS) dapat sementara dipasang di kabin untuk penerbangan jarak jauh. Secara eksternal, Mi-8 mempertahankan tampilan yang mengedepankan fungsi dari helikopter ini. Helikopter ini menampilkan kokpit depan dengan selubung kaca yang luas yang menawarkan pemandangan yang sangat baik dari dalam kokpit. Pilot dan kopilot duduk berdampingan di kompartment kokpit di hidung, dengan kursi untuk seorang flight engineer di belakang mereka; kokpit dipisahkan dari ruang kargo oleh sekat dengan pintu. Mi-8 memiliki kaca depan yang memberikan tampilan “hidung pesek”. Tiga panel kaca depan terbuat dari kaca – yang lain terbuat dari Perspex – dengan perangkat de-iced listrik, dengan panel pilot dan copilot memiliki kipas air di kaca depan. Jendela samping (geser) kokpit dibuat menggelembung untuk memberikan pandangan yang lebih baik kebelakang dan kebawah. Terdapat jendela kecil di bawah jendela samping pada versi prototipe, tetapi telah dihapuskan dalam versi produksi. Terdapat juga pintu masuk geser dengan tangga lipat di belakang kokpit sebelah kiri, dengan tambahan dudukan untuk memasang kerekan penyelamat di atas pintu. Konfigurasi standar helikopter menyediakan 24 kursi di sepanjang dinding ruang kargo untuk transport pasukan, meskipun konfigurasi ini dapat diubah menjadi konfigurasi medevac dengan 12 tandu dan satu kursi  untuk petugas medis. Terdapat lubang bundar di sepanjang setiap sisi badan helikopter yang dapat dimiringkan ke atas dan dikunci dalam posisi terbuka, yang memungkinkan pasukan menembakkan senjata mereka dari dudukan yang dipasang ke kerangka jendela helikopter. Pintu berbentuk cangkang dipasang di bagian belakang untuk memuat barang, dengan pintu darurat di salah satu pintu. Ruang kargo helikopter memiliki panjang 5,34 meter (17 kaki enam inci), lebar 2,3 meter (7 kaki 6 inci), dan tinggi 1,82 meter (6 kaki). Terdapat pengikat kargo di lantai dan sistem kerekan listrik di langit-langit dengan kapasitas muat 200 kilogram (£ 440) untuk menyelamatkan personel di darat atau dari laut. Kapasitas kargo internal maksimum adalah 4.000 kilogram (8.800 pon), dengan muatan termasuk kendaraan ringan, artileri, dan sejenisnya. Dua tangki bahan bakar bisa dipasang di ruang kargo. Terdapat sistem pengait eksternal di bawah helikopter dengan kapasitas 3.000 kilogram (6.600 pound) untuk mengangkut muatan yang terlalu besar dimuat di ruang kargo. Awak helikopter terdiri dari seorang pilot, co-pilot dan seorang loadmaster.

Tampilan kokpit Mi-8 yang didominasi oleh panel kaca yang memberikan view yang sangat baik bagi pilot dan ko-pilot. (Sumber: https://en.wikipedia.org/)
Mi-8 menggunakan konfigurasi roda pendarat tricycle. (Sumber: https://barrieaircraft.com/)
Kabin penumpang Mi-8. (Sumber: http://www.primeportal.net/)

Mi-8T dirancang sejak awal mampu untuk membawa persenjataan, meskipun versi bersenjata helikopter ini belum benar-benar tampil sampai tahun 1968. Helikopter ini bisa dilengkapi dengan sistem outrigger senjata dari Mi-4AV, dengan rak kembar di masing-masing pylon, yang biasanya membawa total empat buah pod roket tanpa kendali kaliber 57-milimeter, dengan masing masing pod membawa 16 roket yang dapat ditembakkan dengan pembidik yang dipasang di kokpit. Bom hingga bobot 500 kilogram (1.100 pon) masing-masing juga dapat dibawa, meskipun bom tampaknya merupakan bawaan yang tidak umum. Jendela kokpit depan yang lebih rendah dapat diganti dengan panel yang menampilkan dudukan putar untuk senapan mesin Kalashnikov PKT 7,62 milimeter. Versi bersenjata helikopter ini akhirnya disebut sebagai “Mi-8TV” – di mana “V” berasal dari kata “voruzhonniy (bersenjata)” – tetapi sebenarnya sama sekali tidak berbeda dari Mi-8T lainnya kecuali adanya penambahan perangkat senjata, dan Mi-8T dapat dengan mudah dilengkapi dengan konfigurasi persenjataan yang sama. NATO masih memberinya kode pencatatan “Hip-C”. Pada tahun 1974, pabrik Kazan memutuskan untuk “meningkatkan” Mi-8TV. Mi-8TV-2- sebutan tidak resminya, sedang kode aslinya masih Mi-8TV – menampilkan sistem persenjataan baru dengan tiga titik dudukan di kanan kiri bodinya, yang mampu membawa beban yang lebih berat, umumnya Pod 32 roket 57 milimeter, dengdan total enam pod dapat membawa 192 roket. Sebanyak empat roket anti-tank 9M17P Falanga-P (kode NATO AT-2 Swatter-C) dapat dipasang di tempat yang sama, dengan helikopter yang dilengkapi dengan perangkat radio untuk mengendalikan rudal dan kopilot mengarahkannya dengan pembidik dengan gyrostabilisasi. Senapan mesin yang dipasang di hidung masih dipertahankan. Tangki bahan bakar kemudian diisi dengan busa poliuretan untuk meningkatkan kemampuan bertahan. “Mi-8TVK” yang serupa dengan konfigurasi perbaikan ini dibuat untuk ekspor, hanya berbeda dengan mengganti empat rudal antitank Falanga-P dengan enam rudal antitank 9M914M Malyutka (NATO AT-3 Sagger) yang dipandu oleh kabel. NATO memberi kode Mi-8TV dengan sebutan “Hip-E”, sementara model ekspornya diberi label “Hip-F”. Nampaknya praktik Soviet adalah untuk menggunakannya secara umum sebagai helikopter khusus bersenjata (gunship), karena ketika membawa banyak amunisi, helikopter ini tidak dapat membawa banyak beban lainnya. Varian militer Hip produksi akhir kadang-kadang dilengkapi dengan dispenser chaff, bersama dengan pelontar peluru suar “infrared countermeasures (IRCM)” di belakang sistem rotor, untuk memberikan perlengkapan pertahanan terhadap rudal pencari panas. Secara umum, kecepatan tertinggi helikopter ini adalah 260 kilometer per jam sementara jangkauan maksimumnya adalah 280 mil. Sementara jangkauan penerbangan feri nya adalah 596 mil dan ketinggian terbang maksimumnya adalah 14.765 kaki.

Mi-8 dengan konfigurasi persenjataan penuh. (Sumber: https://www.armedconflicts.com/)
Dudukan senapan mesin dibawah kokpit. (Sumber: https://www.armedconflicts.com/)

VARIAN

Sebagai helikopter yang diproduksi paling banyak dalam sejarah, Mi-8 memiliki banyak varian yang diproduksi, berikut adalah varian-varian versi militer utamanya, dengan mengecualikan varian prototype dan varian yang diproduksi dalam skala kecil:

Varian Transport Dasar

Mi-8T (NATO – Hip-C) 

Versi transport produksi massal pertama, yang dapat membawa empat pod roket tanpa pemandu UV-16-57 (dengan roket S-5), dipasang ke empat hardpoint pada dua tiang di kanan kiri badan, dan dipersenjatai dengan satu atau dua senapan mesin PK yang dipasang di samping.

Mi-8TV 

Merupakan bersenjata dari Mi-8T. 40 unit helikopter Mi-8TV telah diproduksi untuk India dilengkapi dengan rudal udara-ke-permukaan Vikhr-M (AT-16) dan dikirim pada akhir tahun 2001.

Mi-8TVK (kode NATO – Hip-E, a.k.a. Mi-8TB) 

Versi ini digunakan sebagai platform dukungan udara tempur atau langsung. Modifikasi Airframe menambahkan 2 hard point eksternal, dengan total hard point menjadi 6, dan memasang senapan mesin KV-4 kaliber 12,7 mm (0,5 inci) yang fleksibel di bagian hidung. Persenjataan nya terdiri dari roket S-5 kaliber 57 mm, yang ditampung pada enam pod roket tipe UV-32-57, bom berbobot 551-lb (250 kg), atau empat rudal antitank AT-2 Swatter ATGM. 

Mi-8TBK (NATO – Hip-F) 

Versi ekspor bersenjata, yang dilengkapi dengan enam rel peluncuran untuk membawa dan menembakkan rudal Malyutka.

Versi Komando dan Perang Elektronik 

Mi-8IV (NATO – Hip-G, a.k.a. Mi-9) 

Versi pos komando Airborbe yang dilengkapi dengan sistem “Ivolga”, ditandai dengan adanya antena, dan radar Doppler pada boom ekor. 

Mi-8PP (NATO – Hip-K) 

Merupakan versi platform “jamming” udara dengan sistem “Polye” (field). Sejak tahun 1980, tipe ini dilengkapi dengan sistem “Akatsiya” yang baru dan mendesain ulang menjadi Mi-8PPA. Modifikasi ini ditandai dengan enam antena berbentuk “X” di setiap sisi badan belakang helikopter. Versi ini dibuat untuk mengawal helikopter transport Mi-8 dan mengacaukan radar SPAAG lawan yang ada di dekatnya, seperti Flakpanzer Gepard. 

Mi-8PD 

Merupakan versi pos komando udara asal Polandia. 

Mi-8SMV (NATO – Hip-J) 

Versi platform “jamming” udara dengan sistem “Smalta-V”, yang dibedakan dengan adanya dua kotak kecil di setiap sisi badan pesawat. Digunakan untuk melindungi pesawat serangan darat terhadap pertahanan udara musuh. 

Mi-8VPK (NATO – Hip-D, a.k.a. Mi-8VzPU) Platform komunikasi udara dengan tabung komunikasi persegi panjang dipasang pada rak senjata dan dengan dua bingkai arial di atas badan belakang helikopter.

Versi Militer Lainnya

Mi-8AD 

Merupakan versi penyebar ranjau dengan empat dispenser VSM-1. Setiap dispenser berisi 29 kaset KSO-1 dengan ranjau anti-personil, misalnya 7.424 x PFM-1 atau 464 x POM-2 atau 116 x PTM-3. 

Mi-8AV 

Versi penyebar ranjau dengan sistem VMR-1 atau −2 untuk menyebar 64 atau 200 ranjau anti-tank. 

Mi-8BT 

Adalah versi pembersih ranjau. 

Mi-8MB “Bissektrisa” 

Adalah versi ambulans militer. 

Mi-8R (a.k.a. Mi-8GR) 

Versi pengintai taktis dengan sistem Elint “Grebeshok-5”. 

Mi-8K 

Versi pengamat artileri dan pengintaian. 

Mi-8SMT 

Versi transport staf militer, yang dilengkapi dengan peralatan radio yang disempurnakan tipe R-832 dan R-111. 

Mi-8SKA 

Versi pengintaian foto. 

Mi-8T (K) 

Versi pengintaian foto.

Mi-8TZ 

Versi tanker transport bahan bakar. 

Mi-8MTYu 

Hanya satu yang dibuat dan digunakan oleh Angkatan Udara Ukraina, yang berbasis di AB “Kirovskoe”. Ditujukan untuk mendeteksi kendaraan yang masuk kembali, dan target permukaan berukuran kecil, dengan antena radar di hidung. 

Mi-8MSB 

Versi transport penumpang modern untuk penerbangan sipil. 

Mi-8MSB-V 

Helikopter serbaguna modern untuk Angkatan Bersenjata Ukraina.

PERSENJATAAN

Dalam menjalankan misi transport serbu udara dan gunship, Mi-8 dapat dilengkapi dengan persenjataan sebagai berikut:

Roket S-5

Detail roket S-5 kaliber 57 mm. (Sumber: https://en.m.wikipedia.org/)

S-5 (pertama kali diberi kode penamaan ARS-57) adalah senjata roket kaliber 57 mm yang dikembangkan oleh Angkatan Udara Soviet dan digunakan oleh pesawat militer untuk menyerang target di daratan. Roket ini masih digunakan oleh Angkatan Udara Rusia dan beberapa negara pembelinya. Roket ini diproduksi dalam berbagai sub-tipe dengan hulu ledak yang berbeda-beda, termasuk HEAT anti-armor (S-5K), fragmentasi berpeledak tinggi (S-5M / MO), asap, dan munisi pembakar. Setiap roket memiliki panjang sekitar 1,4 meter (4 kaki 6 in) dan berat sekitar 5 kg (11 lb), tergantung pada hulu ledak dan fuze-nya. Jarak tembak maksimumnya 3 hingga 4 kilometer (1,9 hingga 2,6 mil).

Dudukan peluncur roket S-5 pada helikopter Mi-8. (Sumber: https://www.armedconflicts.com/)

9M17 Fleyta (AT-2 Swatter)

AT-2 Swatter adalah nama kode NATO untuk 3M11 Fleyta (flute) rudal anti-tank Uni Soviet dengan pemandu radio. AT-2 adalah ATGM Soviet pertama yang dapat ditembakkan dari helikopter. Sejumlah kecil dipasang pada helikopter Mi-4AV. Rudal ini kemudian digunakan juga pada Mi-8 Hip serta helikopter seri Mi-24 dan Mi-25. Rudal AT-2A versi awal (3M11 Falanga) disebut bermasalah; menurut salah satu sumber Rusia menggambarkan rudal itu “terkenal karena kompleksitasnya dan keandalannya yang rendah”. Juga, jangkauan rudal dirasa tidak memadai. Versi peningkatan dari rudal ini kemudian dikembangkan, seperti: AT-2B (9M17 Skorpion), rudal ini secara eksternal, sangat mirip dengan versi lama, namun jarak jangkau AT-2B telah ditingkatkan menjadi hingga 3,5 km. Versi produksi standarnya adalah 9M17M Skorpion-M, yang mulai beroperasi pada tahun 1968. Pengembangan selanjutnya yang mengintegrasikan panduan SACLOS, menghasilkan AT-2 Swatter-C atau 9M17P Skorpion-P. versi ini memasuki layanan pada tahun 1969. Versi yang ditingkatkan 9M17MP dikembangkan dengan memiliki lampu engine dan sinyal yang lebih baik. Rudal ini telah digunakan secara luas oleh helikopter Mi-24. Dengan Warhead HEAT berbobot 5,4 kg, rudal ini mampu menembus lapisan armor RHA setebal 500 mm; dan maksimum 650 mm RHA untuk varian terbarunya, sementara rudal ini dapat ditembakkan dari jarak 500 m – 2.5 km.

Rudal AT-2C Swatter. (Sumber: https://en.m.wikipedia.org/)

9M14 Malyutka (AT-3 Sagger)

9M14 Malyutka (Rusia: Малютка; “Si kecil”, nama kode NATO: AT-3 Sagger) sistem rudal berpemandu yang dipandu dengan kawat (ATGM) yang dibidik dengan metode manual command to line of sight (MCLOS)/operator harus mengarahkan pembidik rudal ke sasaran hingga rudal menghantam sasaran) yang dikembangkan di Uni Soviet. Rudal ini adalah rudal anti-tank yang portabel pertama dari Uni Soviet yang bisa dioperasikan perorangan dan mungkin merupakan ATGM yang paling banyak diproduksi sepanjang masa — dengan produksi Soviet memuncak pada 25.000 rudal setahun selama 1960-an dan 1970-an. Selain itu, versi copy an rudal ini telah diproduksi dengan berbagai nama oleh setidaknya lima negara. Rudal itu dapat ditembakkan dari peluncur koper portabel (9P111), kendaraan darat (BMP-1, BRDM-2) dan helikopter (Mi-2, Mi-8, Mi-24, Soko Gazelle). Jarak tembak efektif rudal ini adalah 500-3.000 meter.

Rudal portable AT-3 Sagger. (Sumber: https://en.m.wikipedia.org/)

9K121 Vikhr (AT-16 Scallion)

9K121 Vikhr (Rusia: Вихрь, Inggris: Whirlwind; nama kode NATO: AT-16 Scallion) adalah rudal anti-tank berpemandu laser Rusia. Rudal ini dapat diluncurkan dari kapal perang, helikopter Ka-50 dan Ka-52, dan pesawat tempur Su-25T. Rudal ini pertama kali ditampilkan secara publik di Farnborough Airshow 1992. Rudal dirancang untuk menghadapi target darat yang vital, termasuk target lapis baja yang dilengkapi dengan lapisan armor reaktif built-in dan add-on, pada jarak hingga 8 km ketika ditembakkan dari helikopter dan 10 km ketika ditembakkan dari pesawat sayap tetap di siang hari dan hingga 5 km di malam hari, serta target udara yang dilindungi aset pertahanan udara. Sistem penglihatan otomatis dilengkapi dengan saluran TV dan IR untuk menampakkan target, jaringan sinar laser untuk mengontrol rudal, pengukur jarak laser, unit pelacakan target otomatis, komputer digital dan sistem untuk stabilisasi penembakan. Penglihatan otomatis menyediakan kemampuan deteksi target dan identifikasi baik saat siang maupun malam, pelacakan target otomatis dan panduan rudal, untuk menghasilkan informasi yang tepat bagi penembakan senjata dan roket. Rudal yang dipandu terdiri dari hulu ledak HEAT fragmentasi dilengkapi dengan kontak dan proximity fuze, aktuator kontrol udara-dinamis, elektronik kontrol, motor dan detektor laser. Rudal ini disimpan dalam kontainer peluncuran yang disegel. Sistem rudal ini juga digunakan oleh helikopter Mi-8TV milik India. 

Rudal AT-16 Scallion. (Sumber: https://en.m.wikipedia.org/)

Senapan Mesin PK

PK (Rusia: Пулемёт Калашникова, diterjemahkan sebagai Pulemyot Kalashnikova, atau “senapan mesin Kalashnikov”), adalah senapan mesin serba guna kaliber 7,62 × 54mmR yang dirancang di Uni Soviet dan saat ini sedang diproduksi di Rusia. Senapan mesin PK awalnya diperkenalkan pada tahun 1961 dan kemudian diperbaiki menjadi PKM pada tahun 1969 untuk menggantikan senapan mesin SGM dan RP-46 dalam dinas operasional Soviet. Senapan ini tetap digunakan sebagai senapan mesin infanteri garis depan dan senjata yang dipasang pada kendaraan angkatan bersenjata Rusia. PK telah diekspor secara luas dan diproduksi di beberapa negara lain di bawah lisensi. Jarak tembak efektif senapan PK (L) adalah 1.000 m (1.094 yd) atau hingga 100-1.500 m dengan pembidik khusus, sementara versi PKT memiliki jarak tembak efektif 1.500 m (1.640 yd) hingga 100-1.500 m dengan pembidik khusus, sedang jangkauan maksimumnya adalah 3.800-4.000 meter. Senapan ini disuplai dengan sabuk non-disintegrated 50 peluru atau dalam kapasitas 100 dan 200/250 dengan kotak amunisinya.

Senapan mesin PK. (Sumber: http://gunrf.ru/)

DINAS OPERASIONAL

Mi-8 dengan cepat menjadi andalan dinas militer Soviet, dan dan digunakan secara intensif dalam perang Soviet di Afghanistan pada 1980-an. Mi-8 bertugas sebagai helikopter pengangkut pasukan, tempur, SAR tempur, dan peran medevac, dengan hasil improvisasi lapangan mengarahkan peningkatan kemampuan daya tembak dan pertahanan diri dari helikopter ini kemudian. Sebagaimana dicatat, Mi-8MT generasi kedua dirancang untuk memberikan peningkatan kinerja helikopter untuk digunakan pada kondisi hot & high, dan ketika Mi-8MT mulai digunakan, pengoperasian Mi-8T di medan tempur segera digantikan oleh versi perbaikan ini. Dalam peran tempur, “Hip” awalnya dioperasikan dengan membawa pod roket 57 milimeter atau banyak bom serba guna. Senapan mesin dan peluncur granat yang dipasang di pintle ditambahkan kemudian, meskipun pemasangan peluncur granat memiliki kecenderungan jelek, yakni menghalangi pintu. Senjata yang dipasang di pintu lebih disukai daripada senapan mesin yang dipasang di dudukan outrigger karena senjata yang dipasang di pintu mengurangi “drag”. Pod juga dibawa untuk menyebarkan ranjau. Kru sangat menghargai kekokohan dari helikopter jenis ini, dengan “Hip” kadang-kadang berhasil kembali dengan aman ke pangkalan setelah ditembaki dengan badan penuh lubang. Namun, diperkirakan sekitar 180 “Hip” tercatat hancur saat digunakan dalam pertempuran.

Helikopter Mi-8 menjadi andalan pasukan Soviet dalam perang di Afghanistan tahun 1980an,. Kemampuan Mi-8 digunakan di iklim yang panas dan medan yang bergunung tinggi benar-benar teruji di Afghanistan. (Sumber: Pinterest)
Chasis truk Mujahidin dari body helikopter Mi-8 Soviet. (Sumber: Twitter)

Antara April dan Mei 1986, Mi-8 digunakan dalam jumlah besar untuk menjatuhkan bahan penyerap radiasi ke dalam reaktor No. 4 Chernobyl Nuclear Power Plant setelah bencana Chernobyl, dan api dipadamkan oleh upaya gabungan helikopter yang menjatuhkan lebih dari 5.000 metrik ton pasir, timah, tanah liat, dan boron yang menyerap neutron ke reaktor yang terbakar dan menyuntikkan nitrogen cair ke dalamnya. Sebagian besar helikopter sangat teradiasi dan ditinggalkan di tempat barang rongsokan raksasa, yang disebut sebagai “pemakaman mesin” dekat Chernobyl, dengan beberapa menghilang dari situs beberapa tahun kemudian. Selama operasi awal, satu helikopter jatuh di dekat pembangkit setelah menabrak kabel crane konstruksi dengan semua empat awaknya tewas dalam kecelakaan itu. Sekarang diketahui bahwa hampir tidak ada peredam neutron yang berhasil mencapai inti reaktor. “Hip”, kabarnya juga merupakan armada transport utama dalam operasi militer di Chechnya pasca runtuhnya Soviet. Seri helikopter Mi-8 juga banyak digunakan oleh maskapai penerbangan Soviet, Aeroflot. Agak ambigu sebenarnya menyebut Aeroflot sebagai organisasi sipil, karena Aeroflot juga dapat berfungsi sebagai kepanjangan tangan militer Soviet ketika dibutuhkan, dan dalam beberapa kasus inventory Aeroflot memang berkonfigurasi militer. Namun, Aeroflot tentu tidak mengoperasikan versi helikopter tempur atau ECM. Salah satu kegunaan utama “Hip” Aeroflot selain untuk digunakan dalam eksplorasi dan produksi minyak, juga digunakan untuk pengangkutan barang dan penumpang ke daerah terpencil; untuk pemadam kebakaran; untuk mengatur jaringan telepon dan listrik; untuk operasi pencarian dan penyelamatan atau ambulans udara; dan bahkan untuk mengangkut kegiatan berburu. 

Mi-8 milik Aeroflot sewaktu-waktu dapat digunakan untuk misi-misi militer Soviet. (Sumber: https://commons.wikimedia.org/)

Pada awal abad ke-21, ribuan helikopter Mi-8 telah digunakan oleh puluhan negara. Banyak diantaranya merupakan “warisan” Soviet yang dibagi ke negara-negara penerus Soviet setelah jatuhnya Uni Soviet, tetapi banyak juga yang lalu dibeli oleh pemerintah atau perusahaan komersial yang menganggap “Hip” layak untuk dibeli. Ada begitu banyak pengguna sehingga sulit untuk membahasnya satu persatu, diantara pengguna, utamanya adalah Negara-negara eks Pakta Warsawa, seperti Polandia, Cekoslowakia, Hongaria, Rumania, Bulgaria – dan negara-negara penggantinya. “Hip” Polandia telah digunakan di Irak. Yugoslavia memperoleh beberapa “Hip”, yang sebagian besar digunakan oleh Serbia setelah pecahnya Yugoslavia. Sementara Polandia menggunakan “Hip” mereka dalam tugas menjaga perdamaian di Irak. “Hip” Yugoslavia terlihat digunakan dalam perang suksesi selama tahun 1990-an. Angkatan Udara Yugoslavia menerima pengiriman 24 helikopter angkut Mi-8T (Hip C) antara Mei 1968 dan Mei 1969 untuk melengkapi dua skuadron resimen transportasi ke-119 yang baru dibentuk dari bandara militer Niš, masing-masing skuadron berkekuatan 12 helikopter. Selanjutnya, dari tahun 1973 hingga awal 1980-an, Yugoslavia membeli lebih banyak helikopter Mi-8T untuk melengkapi dua skuadron resimen ke-111 dari bandara militer Pleso dekat Zagreb dan skuadron ke-790 dari bandara militer Divulje dekat Split, yang berada di bawah komando Angkatan laut Yugoslavia. Secara total, Angkatan Udara Yugoslavia menerima 92 Mi-8T, yang diberi kode oleh Tentara Rakyat Yugoslavia sebagai HT-40, sementara modifikasi lokal dari beberapa helikopter menjadi varian peperangan elektronik menghasilkan varian HT-40E. Sekitar 40 helikopter dilengkapi untuk operasi pemadaman kebakaran.

Mi-8T milik AU Yugoslavia. (Sumber: https://www.digitalcombatsimulator.com/)

Operasi tempur pertama Mi-8 Yugoslavia adalah mengangkut pasukan Tentara Rakyat Yugoslavia dan pasukan polisi federal ke perlintasan perbatasan di Slovenia pada 27 Juni 1991 selama Perang Sepuluh Hari. Anggota Pertahanan Teritorial Slovenia menembakkan rudal MANPADS Strela 2, dan menembak jatuh satu helikopter, yang menewaskan semua awak dan penumpangnya. Selama pertempuran di musim dingin tahun 1991 dalam perang Kroasia dan pada musim semi tahun 1992 dalam Perang Bosnia, Tentara Rakyat Yugoslavia menggunakan armada Mi-8 untuk mengevakuasi personel yang terluka, pengangkutan kargo dan pencarian serta penyelamatan awak pesawat yang ditembak jatuh. Karena sebagian besar penerbangan helikopter Yugoslavia dilakukan di belakang garis depan, pasukan Kroasia hanya mampu menjatuhkan satu helikopter, yang terkena tembakan senjata dekat Slavonski Brod pada 4 Oktober 1991. Setelah Serbia Bosnia memerdekakan diri pada musim semi 1992, beberapa Mi-8 ex-Angkatan Udara Yugoslavia melanjutkan layanan operasional dengan angkatan bersenjata Republik Srpska. Inventaris campuran dari skuadron helikopter ke-82, brigade penerbangan ke-92 Angkatan Darat Republika Srpska terdiri dari 12 helikopter Mi-8T, yang terus beroperasi hingga Operasi Koridor. Selama periode itu, Angkatan Udara Republika Srpska kehilangan tiga helikopter Mi-8 akibat tembakan musuh. Tiga helikopter yang dicat dengan skema warna biru dan putih menjadi bagian skuadron helikopter ke-56 dari Krajina Milicija, yang menggunakan bandara militer Udbina di Lika sebagai pangkalan utama mereka. Angkatan Udara Republika Srpska terus mengoperasikan sembilan helikopter, meskipun mengalami masalah dengan perawatan dan suku cadang, sampai akhirnya dibubarkan pada tahun 2006. Garda Nasional Kroasia memperoleh Mi-8 yang pertama pada tanggal 23 September 1991, di dekat Petrinja, ketika Angkatan Udara sebuah Mi-8 Yugoslavia melakukan pendaratan darurat setelah rusak karena tembakan senjata ringan. Lebih lanjut 6 helikopter Mi-8T dan 18 Mi-8MTV-1 dibeli dari negara-negara bekas Pakta Warsawa selama perang, tetapi hanya 16 helikopter yang selamat setelah perang. Mi-8T yang tersisa pensiun dari layanan di Angkatan Udara Kroasia setelah perang, sementara Mi-8MTV melanjutkan layanan mereka di Skadron Helikopter Transport ke-20 dan Skadron Helikopter Angkutan ke-28. Skuadron yang terakhir kini telah dilengkapi kembali dengan helikopter Mi-171Sh baru yang dibeli dari Rusia.

Mi-8 milik AU Kroasia. (Sumber: https://en.wikipedia.org/)

Tentara Republik Bosnia-Herzegovina secara diam-diam memperoleh helikopter Mi-8T, Mi-8MTV dan Mi-17 dari berbagai sumber. Dua helikopter ditembak jatuh oleh pertahanan udara Serbia, satu di sekitar Žepa, sementara satu Mi-17 ditembak jatuh oleh sistem rudal 2K12 Kub M (SA-6 Gainful) yang menewaskan Menteri Luar Negeri Bosnia, Irfan Ljubijankic, beberapa politisi lain, dan kru helikopter Ukraina. Beberapa Mi-8MTV Kroasia diam-diam mendukung operasi Dewan Pertahanan Kroasia di Herceg Bosna. Setelah perang, Angkatan Darat Federasi Bosnia dan Herzegovina mengoperasikan lima Mi-8MTV yang tersisa dan satu Mi-8T di Angkatan Udara dan Brigade Pertahanan Udara Angkatan Bersenjata Bosnia dan Herzegovina. Sementara itu Angkatan Udara Makedonia membeli dua helikopter Mi-8MT pada tahun 2001 dari Ukraina. Mereka terbang bersama Skuadron Helikopter Transport (ex 301st Transport Helicopter Squadron). Satu jatuh, menewaskan semua 8 penumpang dan 3 awak dalam kecelakaan pada Januari 2008. Selama Perang Kosovo tahun 1998 dan 1999, Angkatan Udara Federal Yugoslavia menggunakan Mi-8 untuk mengangkut personel dan material ke pasukan di daerah pegunungan yang tidak dapat diakses. Evakuasi personel yang terluka juga terjadi selama pemboman NATO 1999 di Yugoslavia, terbang di ketinggian rendah untuk menghindari deteksi oleh pesawat NATO. Pada tahun 1999, Mi-8 Yugoslavia menembak jatuh setidaknya satu UAV Army Hunter AD Amerika dengan senapan mesin 7,62 mm yang ditembakkan oleh penembak pintu. Dua helikopter Mi-17V yang diam-diam dioperasikan oleh Unit Operasi Khusus pasca-1997 juga aktif selama konflik Kosovo. Setelah unit dibubarkan pada tahun 2003, helikopter dipindahkan ke Serbia dan angkatan udara Montenegro. Hari ini, Angkatan Udara Serbia, sebagai penerus Angkatan Udara Federal Yugoslavia, mengoperasikan antara 6–8 helikopter Mi-8T dan 2 Mi-17 di 138th Mixed-Transport-Aviation Squadron of 204th Air Base and 119th Combined-Arms Helicopter Squadron (ex 199th regiment) of 98th Air Base. 

Mi-8 AU Serbia. (Sumber: https://en.wikipedia.org/)

Angkatan udara Georgia mulai mengoperasikan helikopter Mi-8 dan Mi-17 sejak tahun 1991 dan seterusnya. Selama Perang di Abkhazia (1992-1993) helikopter Mi-8 digunakan oleh kedua belah pihak. Beberapa diantaranya ditembak jatuh, yang pertama adalah Mi-8T sipil Georgia yang dihancurkan di Soukhumi oleh tembakan RPG-7. Pada tanggal 14 Desember 1992, sebuah Mi-8T Angkatan Udara Rusia ditembak jatuh oleh rudal SA-14 di dekat Lata. Pada kesempatan lain, Mi-8MTV Abkhazia ditembak jatuh oleh pasukan Georgia, oleh rudal SA-14 dalam satu kasus dan oleh RPG-18 dalam kasus kedua, keduanya terjadi selama tahun 1993. Dalam kasus terakhir, sebuah Mi-8MTV Georgia yang membawa pengungsi sipil ditembak jatuh dan menewaskan 25 orang. Angkatan Udara dan Polisi Georgia saat ini mengoperasikan sekitar 20 Mi-8T / MTV. Pada tanggal 16 Agustus 2013, Kementerian Pertahanan Ukraina melaporkan bahwa salah satu Mi-8-nya telah mencapai rekor ketinggian dunia dengan terbang 9.150 meter di lapangan terbang militer Kirovske pada 15 Agustus. Angkatan Bersenjata Ukraina juga menggunakan Mi-8 dan Mi-24 dalam operasi melawan pemberontak di Ukraina Timur selama konflik dengan pasukan pro-Rusia di Ukraina tahun 2014. Pada 29 Mei 2014, sebuah Mi-8 Pengawal Nasional Ukraina dijatuhkan oleh pemberontak Ukraina Timur menggunakan rudal MANPADS di dekat Slavyansk dengan 12 personel, termasuk seorang jenderal Angkatan Darat, tewas dan seorang lainnya terluka parah. Pada bulan berikutnya tanggal 24 Juni 2014, sebuah Mi-8 lainnya milik Pengawal Nasional Ukraina ditembak jatuh oleh pemberontak Ukraina Timur menggunakan rudal MANPADS dekat Slavyansk dengan sembilan personilnya tewas.

Rudal panggul macam SA-14 Gremlin menjadi momok bagi helikopter yang terbang rendah. (Sumber: https://www.militaryimages.net/)

Di negara-negara Timur Tengah, “Hip” digunakan oleh Mesir, Iran, Irak, Yordania, Suriah, Palestina, dan Yaman. Bahkan Turki, yang secara tradisional bukanlah kawan Soviet atau Russia, memperoleh sejumlah “Hip” untuk digunakan untuk keperluan sipil dan kepolisian. “Hip” Mesir dan Suriah sempat  digunakan selama Perang Yom Kippur tahun 1973. Selama Perang Yom Kippur Oktober 1973, Suriah mendaratkan pasukan pasukan khusus di belakang garis Angkatan Pertahanan Israel di Dataran Tinggi Golan di Gunung Hermon, Tarif Tel, Vaset, Nafach dan Ein Zivan – A Dalve, sedangkan tentara Mesir menggunakannya untuk mengangkut pasukan Komando melintasi Terusan Suez. Sementara “Hip” Irak digunakan dalam banyak pertempuran melawan Iran selama Perang Iran-Irak tahun 1980-an. Dalam perang itu, terdapat pertempuran udara-ke-udara antara helikopter Irak dan helikopter tempur Angkatan Darat Iran, termasuk antara Bell AH-1J Cobra Iran dan Mi-8 Irak. Beberapa Mi-8 juga digunakan dalam serangan komando tentara Irak di kota Kuwait selama invasi Irak tahun 1991. Sebagian besar “Hip” Irak dihancurkan dalam Perang Teluk, tetapi militer Irak yang dibangun kembali telah memperoleh model-model terbaru dari helikopter ini. Iran juga membeli “Hip” versi baru. Di Afrika, “Hip” digunakan oleh Aljazair, Angola, Burkina Faso, Chad, Djibouti, Mesir, Guinea Ekuatorial, Ethiopia, Guinea, Guinea-Bissau, Kenya, Libya, Madagaskar, Mozambik, Rwanda, Sierra Leone, Afrika Selatan, Sudan, Swaziland, Uganda, dan Zambia. “Hip” tentu saja berperan dalam berbagai perang pemberontakan di Angola, Chad, dan Sierra Leone.

Mi-8 Mesir melintasi terusan Suez dalam pembukaan Perang Yom Kippur tahun 1973. (Sumber: Pinterest)
Mi-8 milik Iraq. (Sumber: https://www.francona.com/)

Di negara-negara Asia-Pasifik, varian lama atau terbaru “Hip” digunakan juga di Afghanistan, Bangladesh, Kamboja / Kampuchea, Cina, India, Indonesia, Laos, Malaysia, Mongolia, Myanmar, Nepal, Selandia Baru, Korea Utara, Pakistan, Papua Nugini, Sri Lanka, Korea Selatan, dan Vietnam. Satu bahkan dipakai oleh perusahaan Jepang untuk digunakan sebagai crane terbang. India, yang cenderung membeli campuran pesawat asal Barat dan Soviet, adalah salah satu pengguna ekspor terbesar “Hip”, dengan setidaknya 120 unit dimiliki India. Banyak Mi-8T dan Mi-8PS India yang kemudian ditingkatkan kemampuannya dengan pemasangan radar cuaca di hidung. Pakistan, meskipun bukanlah kawan dekat Rusia, juga tertarik menggunakan “Hip”, bersama dengan India, Pakistan mendapatkan varian terbaru helikopter ini untuk memperbarui armada helikopter mereka. Sementara itu Cina telah memesan sejumlah besar “Hip” terbaru dari Kazan dan Ulan-Ude. “Hip” India kerap digunakan dalam bentrokan di perbatasan dengan Pakistan. Mi-8 juga melihat banyak terlibat pertempuran dalam perjuangan pemerintah Sri Lanka melawan pemberontak Macan Tamil. Meskipun banyak armada “Hip” Afghanistan yang jatuh selama era Taliban, kini armada mereka telah dipulihkan dan bertugas dengan baik dalam pertempuran melawan pemberontak. 

Mi-8 milik India. (Sumber: http://www.milpower.org/)

Negara-negara Amerika Latin, yang termasuk sebagai pengguna “Hip” adalah Kolombia, Kuba, El Salvador, Guyana, Meksiko, Nikaragua, Peru, dan Venezuela. Kolombia dan Peru telah menggunakan “Hip” mereka dalam pertempuran melawan geng narkoba, sementara Nikaragua menggunakannya dalam pertempuran melawan pemberontak “Contra” yang didukung Amerika selama tahun 1980-an. Meksiko adalah salah satu pengguna yang cukup besar, dengan setidaknya 66 “Hip” dioperasikan mereka. “Hip” Angkatan Laut Meksiko sempat dioperasikan dari kapal Angkatan Laut AS selama operasi kemanusiaan di New Orleans setelah Badai Katrina pada tahun 2005. Negara-negara Eropa Barat, sebagian besar menggunakan “Hip” untuk tujuan komersial, dengan operatornya tersebar di Belgia, Finlandia, Prancis, Malta, Belanda, dan Spanyol. Finlandia, yang telah lama membeli campuran pesawat Barat dan Soviet, membeli sejumlah Mi-8T dan dua Mi-8PS. Banyak “Hip” dalam dinas operasional Finlandia yang kemudian dilengkapi kembali dengan radar cuaca buatan Barat di pod hidung; beberapa jenis radar digunakan juga oleh mereka. Pasukan Pertahanan Finlandia dan Penjaga Perbatasan Finlandia mulai menggunakan Mi-8 pada tahun 1970-an, dengan Angkatan Udara Finlandia menerima HS-2 (kode Mi-8 yang dibeli Finlandia) pertamanya, pada 28 Mei 1973, dan yang kedua, HS-1, pada 31 Mei 1973. Enam Mi-8T pada awalnya diperoleh, dengan diikuti oleh dua Mi-8T dan dua Mi-8P. Tiga helikopter diserahkan kepada Border Guard Wing. Salah satunya hilang setelah tenggelam saat pendaratan di es pada bulan April 1982. Helikopter ini kemudian segera digantikan oleh sebuah Mi-8 baru. Setelah bertugas di satuan Penjaga Perbatasan mereka, helikopter-helikopter lalu dipindahkan ke pihak sipil, tetapi tidak lama kemudian ditransfer kembali ke Angkatan Udara Finlandia. Pada tahun 1997 diputuskan bahwa semua helikopter, termasuk lima Mi-8T dan dua Mi-8P yang tersisa, harus ditransfer ke Wing Angkatan Darat di Utti. Semua Mi-8 Finlandia sekarang telah pensiun. Satu Mi-8 dipajang di Finnish Aviation Museum di Vantaa, dan satu lagi di Päijänne Tavastia Aviation Museum di Asikkala, dekat Lahti. Dua Mi-8T terakhir diberikan ke Hongaria pada bulan Agustus 2011 bersama dengan semua suku cadang yang tersisa.

Helikopter Mi-8 milik Finlandia. (Sumber: https://www.airplane-pictures.net/)

Amerika Serikat bahkan merupakan salah satu operator “Hip”. Tidak mengherankan, beberapa helikopter ini didapat untuk digunakan sebagai platform uji operasional dan pelatihan, tetapi beberapa diperoleh oleh perusahaan Amerika untuk pekerjaan di luar negeri. “Hip” dioperasikan di Skadron Operasi Khusus ke-6 mereka untuk tujuan pelatihan. Grup kontraktor yang berbasis di Amerika, Blackwater USA, juga menggunakan tipe ini. Sementara itu, Badan Intelijen Pusat AS (CIA) mengoperasikan armada kecil “Hip”, baik dengan alasan karena helikopter ini cenderung tidak menarik perhatian di daerah operasi mereka, dan juga karena helikopter itu memang sangat baik kemampuannya. “Hip” yang digunakan CIA umumnya cenderung dicat dalam warna yang tersembunyi dengan tanda-tanda yang tidak mencolok, tetapi beredar juga foto “Hip” CIA yang aktif digunakan dalam operasi antiteroris di Irak dicat kuning terang, dengan tampilan bendera Amerika dan tulisan “USA” dicat di atasnya. Selain itu informasi tentang penggunaan aktual “Hip” CIA sulit untuk didapat. Ada desas-desus bahwa tim operasi khusus Inggris juga menggunakan “Hip” di Afghanistan, tetapi tidak ada bukti substansial untuk mengkonfirmasi dugaan ini.

Mi-8 yang dioperasikan PBB. (Sumber: https://fr.dreamstime.com/)

Tentu saja, “Hip” sering terlihat di video berita tentang operasi PBB, dengan cat warna putih dengan visibilitas tinggi ID PBB. Kadang-kadang Mi-8 PBB dioperasikan di bawah kontrak oleh negara-negara anggota PBB, khususnya Ukraina, tetapi dalam kasus lain mereka disewa dan dioperasikan langsung oleh PBB. Pada 21 Desember 2012, sebuah Mi-8 milik Nizhnevartovskavia yang bekerja untuk Misi PBB di Sudan Selatan (UNMISS) ditembak dan jatuh di dekat Likuangole di negara bagian Jonglei di Sudan Selatan selama konflik internal Sudan Selatan. Keempat awak asal Rusia di atas helikopter tewas, dan setelah beberapa kebingungan awal, seorang juru bicara PBB mengatakan bahwa tentara Sudan Selatan mengkonfirmasi pada 22 Desember bahwa mereka secara keliru menembaki helikopter PBB. Pada 26 Agustus 2014, sebuah Mi-8 milik UTair Aviation yang bekerja untuk PBB jatuh ketika mendekati landasan terbang dekat Bentiu. Tiga awak dari Rusia tewas dan satu lainnya cedera. Komandan pemberontak Peter Gadet mengklaim bahwa pasukannya menjatuhkan helikopter itu menggunakan granat berpeluncur roket. Faktanya meski kerap terlibat kecelakaan, “Hip” sangat penting untuk misi intervensi internasional, sehingga pada awal 2009, “Hip Helicopter Task Force (HHTF)” diciptakan di bawah payung NATO untuk membentuk organisasi bersama yang mengatur penggunaan, operasi, dan dukungan pengoperasian “Hip” oleh sepuluh negara anggota NATO. Mi-8 terbukti menjadi helikopter yang kokoh dan andal, dibuat untuk masa pakai yang lama, dan penggunaannya cenderung bertahan dalam jangka waktu lama. Akibatnya, dengan begitu banyak “Hip” yang masih dioperasikan, program peningkatan secara bertahap bermunculan – setidaknya untuk perbaikan dan dengan pembaruan avionik kecil, dan rencana perbaikan besar lainnya. Hal ini menggaransi Mi-8 akan tetap terus terbang dengan baik di abad ke-21; tidak akan mengherankan jika turunan dari desain dasarnya masih akan terbang setelah tahun 2050.

SPESIFIKASI (Mi-8T)

Karakteristik Umum

  • Crew: 3 (pilot, copilot, flight engineer)
  • Kapasitas: ** 26 penumpang, atau
    • 12 tandu dan 1 kursi untuk petugas medis, atau
    • 4,000 kg (8,800 lb) beban yang diangkut secara eksternal atau internal
  • Panjang: 18.17 m (59 ft 7 in)
  • Bobot Kosong: 7,260 kg (16,006 lb)
  • Bobot penuh: 11,100 kg (24,471 lb)
  • Bobot max take off: 13,000 kg (28,660 lb)
  • Kapasitas bahan bakar: 3,700 l (980 US gal; 810 imp gal)
  • Mesin: 2 × Klimov TV3-117Mt mesin turboshaft, dengan kekuatan 1,454 kW (1,950 hp) masing-masing
  • Diameter rotor utama: 21.29 m (69 ft 10 in)
  • Area rotor utama: 356 m2 (3,830 sq ft)

Performa

  • Kecepatan maksimum: 260 km/h (160 mph, 140 kn)
  • Kecepatan Jelajah: 230 km/h (140 mph, 120 kn)
  • Jarak jangkau: 610 km (380 mi, 330 nmi) 
  • Jangkauan maksimum: 960 km (600 mi, 520 nmi)
  • Ketinggian terbang: 4,500 m (14,800 ft)

Persenjataan

  • 4,000 kg (8,818 lb) senjata yang dapat dipasang pada 6 haardpoint, termasuk roket S-5 kaliber 57 mm, bom, atau Rudal Antitank 9M17 Phalanga ATGM dan satu atau dua senapan mesin PK

Diterjemahkan dan ditambahkan kembali dari:

Mi-8 Variants v1.1.5 / chapter 1 of 2 / 01 feb 18 / greg goebel

http://www.airvectors.net/avmil8_1.html

Mi-8 In Service / Mi-14 “Haze”

v1.1.5 / chapter 2 of 2 / 01 feb 18 / greg goebel

http://www.airvectors.net/avmil8_2.html

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Mil_Mi-8

WAR Mil Mi-8 (Hip) Multirole Medium-Lift Helicopter 

https://www.militaryfactory.com/aircraft/detail.asp?aircraft_id=150

Mi-8 / Mi-17 Hip Multimission Helicopter

https://en.m.wikipedia.org/wiki/PK_machine_gun

https://en.m.wikipedia.org/wiki/S-5_rocket

https://en.m.wikipedia.org/wiki/9M17_Fleyta

https://en.m.wikipedia.org/wiki/9M14_Malyutka

https://en.m.wikipedia.org/wiki/9K121_Vikhr

5 thoughts on “Mil Mi-8 “Hip”, Helikopter Serbaguna Tangguh Paling Banyak Diproduksi di Dunia Asal Russia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *