Seragam Tentara New Zealand dalam Perang Vietnam

Pada akhir dekade 1950an, hubungan dekat antara militer Inggris dan New Zealand yang sudah terjalin lama mendekati masa akhir dengan semakin berkurangnya komitmen global militer Inggris di dunia, khususnya di Asia. Kehadiran Inggris segera digantikan Amerika yang memiliki kepentingan besar di wilayah itu, utamanya dalam kebijakan anti komunisnya. Dengan semakin dekatnya hubungan antara Amerika dan New Zealand, negeri kiwi ini kemudian mengumumkan bahwa mereka akan mengirimkan tentara ke Vietnam.

Prangko bergambar prajurit New Zealand di Vietnam, terbitan tahun 1968.

Pada tahun 1965 unit tempur pertama New Zealand datang di Vietnam-sebuah unit artileri, dan dalam beberapa tahun kemudian tentara reguler dan unit SAS menyusul dikirim ke Vietnam. Sekitar 4.000 orang New Zealand sempat bertugas di Vietnam, bertempur berdampingan dengan tentara Australia yang bergabung dalam ANZ (Australia & New Zealand) Task Force. Prajurit ANZ memperoleh reputasi bagus di Vietnam, yang sangat kontras dengan tentara ARVN dan beberapa unit Amerika, mereka (ANZ Unit) bener-benar terlatih dan siap untuk masuk kedalam hutan untuk bertempur melawan Viet Cong dan pasukan NVA.

Corporal Steve Vautier, 1NZATTV, instructs South Vietnamese soldiers how to operate an M60 machine gun at Chi Lang, 1971.

Pasukan New Zealand dilengkapi dengan persenjataan baik buatan Inggris maupun Amerika. Patroli infanteri mereka biasa diangkut dengan M 113 APC dan bertempur dengan menggunakan kombinasi M 16, L1A1 (versi FN FAL buatan Inggris), Sterling SMG, Senapan Mesin M 60 GPMG dan pelontar granat M 79 sebagai senjata pendukung. Dengan mulai ditarik mundurnya tentara Amerika di Vietnam pada akhir tahun 1960an, menjadi pertanda mulai berakhirnya partisipasi New Zealand dalam Perang di Vietnam. Antara tahun 1971-1972, kekuatan utama tentara New Zealand mulai pulang kembali ke negerinya.

New Zealand soldiers of W3 Company about to head out on Operation Townsville during the Vietnam War, 1970.

Pada gambar dibawah adalah anggota Infanteri ANZ task Force tahun 1966 dari etnik Maori mengenakan seragam tropis berwarna olive green. Kantung amunisi model Inggris 1944 tampak digunakan, dibahunya disampirkan sabuk amunisi M 60, yang tersimpan dalam cover anti air, yang terbuat dari matras – penanda yang mencolok pada tentara Australia dan New Zealand dalam perang Vietnam. Senjata yang digunakan adalah L1A1 kaliber 7.62mm. Dalam perang Vietnam, tentara New Zealand bebas dalam memilih perlengkapan, umumnya berasal dari Amerika dan Inggris. Bukan hal yang aneh bila mereka menggunakan harness buatan Amerika, sementara pouch amunisi mengunakan model Inggris dan bayonet yang digunakan adalah milik senapan M 16.

Seragam Prajurit Infanteri New Zealand di Vietnam tahun 1966

Sumber ringkasan dari :

Military Uniforms of The World-Uniforms and Equipment Since World War II, Editor Dr John Pimlott & Adrian Gilbert; Ilustrasi oleh Malcolm McGregor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *