Wings of Israel- Part I: B-17G Israeli Air Force

Akuisisi 4 B-17 merupakan sebuah peningkatan besar bagi perkembangan awal AU Israel yang baru lahir di tahun 1948. Kisah pembeliannya, hampir seperti rata-rata kisah akuisisi pesawat Israel lainnya, yakni penuh liku dan intrik. Otak dari pengadaan Flying Fortress ina ada pada sosok Yehuda Arazi, dimana proses pembeliannya dikerjakan oleh Al Schwimmer lewat kantor rahasianya di New York, yang sebenarnya berkejar-kejaran dengan intaian FBI, namun pada awal Juni 1948 pesawat-pesawat tersebut siap untuk menjalani perjalanan jarak jauh yang penuh bahaya.

Para crew AU Israel mempersiapkan B-17 untuk misi tempur.

Hanya 3 dari 4 yang akhirnya mampu diterbangkan, dan semuanya tidak benar-benar laik terbang. Berbeda dengan ratusan B-17 yg berjajar di “boneyard” Davis Monthan AFB, ketiga B-17G ini benar-benar peti mati terbang. Pesawat-pesawat ini hampir telah dicopoti semua peralatan militernya terutama radio dan perangkat navigasinya. Potongan aluminium dan kayu tidak menutup sempurna lubang-lubang turret yang telah dilepas, sementara pintu bom nya sudah ditutup dengan plat yang dibaut, dan banyak item nya telah dirusak.

B-17 Bomber “sejati” pertama AU Israel

Terbang dengan formasi terpisah dan tetap mengenakan marking Amerika, mereka mencapai Puerto Rico untuk kemudian terbang menuju Brazil, walau pada kenyataannya mereka terbang nonstop ke Lajes, Azores. Ketika kemudian mereka mendengar bahwa dutabesar Amerika di Portugal akan datang untuk menangkap pesawat mereka, mereka segera lepas landas menembus kabut dan berhasil mencapai Zatec, Chekoslovakia. Dari sini mereka mengganti marking pesawat dengan marking Chel Ha’Avir, dan segera diperbaiki agar kemudian dapat melepaskan bom.

Sebuah B-17 awal AU Israel, kemungkinan No 1601 terlihat terbang beriringan dalam tugas patroli maritim di awal 1950-an, bom rack nya dalam keadaan kosong.

Pada 15 Juli mereka terbang meninggalkan Zatec dengan tangki bahan bakar penuh dan tiap pesawat membawa 4 bom 500 pound (227 kg) serta cukup banyak barang-barang lain yg dibutuhkan Israel. Mereka menerbangi pantai albania, dan lewat berbagai rute berhasil mencapai Kairo selepas tengah malam dan membom ibukota Mesir ini sebelum melanjutkan terbang menuju ke Israel. Dari Ketiga B-17 ini AU Israel membentuk Squadron 68, Ha-Patishim (The Hammer) yang biasa berpangkalan di Ramat David. Mereka kemudian menerbangkan beberapa misi atas lebih dari 40 target, yang uniknya tetap bisa diterbangkan selama beberapa tahun hingga dipensiunkan tidak lama setelah perang Suez 1956 saat mereka membom Gaza.

General characteristics

Crew: 10: Pilot, co-pilot, navigator, bombardier/nose gunner, flight engineer/top turret gunner, radio operator, waist gunners (2), ball turret gunner, tail gunner

Length: 74 ft 4 in (22.66 m)
Wingspan: 103 ft 9 in (31.62 m)
Height: 19 ft 1 in (5.82 m)
Wing area: 1,420 sq ft (131.92 m2)
Airfoil: NACA 0018 / NACA 0010
Aspect ratio: 7.57
Empty weight: 36,135 lb (16,391 kg)
Loaded weight: 54,000 lb (24,500 kg)
Max. takeoff weight: 65,500 lb (29,700 kg)
Powerplant: 4 × Wright R-1820-97 “Cyclone” turbosupercharged radial engines, 1,200 hp (895 kW) each

Performance

Maximum speed: 287 mph (249 kn, 462 km/h)
Cruise speed: 182 mph (158 kn, 293 km/h)
Range: 2,000 mi (1,738 nmi, 3,219 km) with 2,700 kg (6,000 lb) bombload
Service ceiling: 35,600 ft (10,850 m)
Rate of climb: 900 ft/min (4.6 m/s)
Wing loading: 38.0 lb/sq ft (185.7 kg/m2)
Power/mass: 0.089 hp/lb (150 W/kg)

Armament

Guns: 13 × .50 in (12.7 mm) M2 Browning machine guns in 8 positions (2 in the Bendix chin turret, 2 on nose cheeks, 2 staggered waist guns, 2 in upper Sperry turret, 2 in Sperry ball turret in belly, 2 in the tail and one firing upwards from radio compartment behind bomb bay)

Bombs:
Short range missions (<400 mi): 8,000 lb (3,600 kg)
Long range missions (≈800 mi): 4,500 lb (2,000 kg)
Overload: 17,600 lb (7,800 kg)

Sumber:

An Illustrated Guide of Israeli Air Force, Bill Gunston-1982.

2 thoughts on “Wings of Israel- Part I: B-17G Israeli Air Force

  • 10 October 2020 at 4:14 am
    Permalink

    Hi there, i read your blog occasionally and i own a similar one and i was just curious if you get a lot of spam comments? If so how do you stop it, any plugin or anything you can advise? I get so much lately it’s driving me mad so any help is very much appreciated.

    Reply
    • 10 October 2020 at 11:41 am
      Permalink

      yes i get a lot of spam message….and i can’t solve the problem yet…

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *