Type 81 (Bahasa China: 81式自动步枪; harfiah; “Senapan Otomatis Tipe 81”) adalah senapan serbu berkaliber 7,62x39mm generasi kedua yang dirancang dengan mode tembakan selektif, dioperasikan dengan gas berdasarkan sistem senapan Kalashnikov dan SKS yang diadopsi oleh Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dan telah bertugas sejak pertengahan tahun 1980-an. Senapan serbu ini memang menggabungkan banyak fitur desain AK-47, tetapi secara keseluruhan senjata ini adalah sebuah desain baru, bukan tiruan. Pengujian menunjukkan bahwa Tipe 81 jauh lebih akurat daripada AK-47 dan jauh lebih dapat dikontrol dalam mode penembakan otomatis penuh. Senapan ini adalah keluarga senjata ringan yang terdiri dari Tipe 81, Tipe 81-1 dan Tipe 81 LMG. Operator ekspor dari senapan ini adalah Bangladesh, Rwanda, dan beberapa negara Asia dan Afrika lainnya. Tipe 81 juga beroperasi bersama dengan militer Sri Lanka dan elemen dari tentara Pakistan. Bangladesh tercatat memperoleh lisensi untuk memproduksi senapan ini secara lokal.
SEJARAH PENGEMBANGAN
Selama tahun-tahun awal periode pasca-Perang Dunia II, Republik Rakyat China (RRC) yang baru didirikan adalah “teman” dekat dari Uni Soviet, jadi wajar bagi negara itu untuk mengadopsi senjata sekutunya yang lebih maju itu. Pada tahun 1956, militer China mengadopsi dua desain senjata Soviet, keduanya diberi nama yang sama sebagai Tipe 56 dan keduanya memiliki kamar peluru untuk menembakkan peluru kaliber 7.62x39mm Soviet. Salah satunya adalah senapan karabin semi-otomatis Simonov SKS, sedang yang lainnya adalah senapan serbu AK-47. Kedua senjata tersebut lalu dibuat dalam jumlah besar dan digunakan oleh Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA), serta diekspor ke berbagai negara Dunia Ketiga. Senapan serbu Tipe 56, seperti yang awalnya diadopsi oleh PLA, adalah salinan yang hampir sama persis dengan senapan AK Soviet dengan receiver yang terbuat dari blok baja utuh. Satu-satunya perbedaan mencolok adalah tulisan dalam bahasa China, bukan Rusia, dan bayonet lipat, tidak dapat dilepas, berbentuk seperti jarum, yang menggantikan bayonet pisau asli yang dapat dilepas pasang asal Soviet. Kedua senjata ini kemudian dilengkapi dengan senapan mesin ringan Tipe 56-1 berkaliber 7,62x39mm, yang tidak lebih dari senapan mesin ringan Degtyaryov RPD yang dibuat dengan lisensi, yang juga berasal dari Soviet. Kemudian, menyusul ketidaksepakatan yang signifikan antara RRC dan Uni Soviet selama tahun 1960-an, China tidak pernah menerima senapan AKM (versi pembaharuan AK-47) dan RPK, varian senapan mesin ringan dari AKM. China kemudian memutuskan untuk mengembangkan senjata ringannya sendiri, berdasarkan desain sebelumnya. Senapan serbu pertama yang dirancang dan diproduksi secara massal di dalam negeri adalah Tipe 63. Sesuai namanya, senapan ini awalnya diadopsi oleh PLA pada tahun 1963. Senapan ini merupakan perkembangan yang menarik karena mewakili perpaduan fitur yang diambil dari desain senapan sebelumnya, yang sebagian besar diadopsi dari AK dan SKS. Secara khusus, senapan ini menggabungkan sistem penguncian rotating bolt dan magazine yang dapat dilepas bergaya AK dengan popor dan short-stroke gas piston senapan SKS. Seperti pendahulunya, senapan Tipe 63 menembakkan amunisi kaliber 7.62x39mm standar Soviet.
Menjadi senjata pertama yang kurang lebih asli merupakan desain China, senapan Tipe 63 bukannya tanpa kekurangan. Tipe 63 terlalu berat, terlalu panjang sehingga tidak praktis dan tidak memiliki pegangan pistol dan popor inline untuk memberikan pengendalian yang mencukupi saat digunakan menembak memakai mode tembakan otomatis penuh, serta mengalami masalah akibat pengerjaan produksinya yang buruk. Senapan ini juga telah usang ketika pertama kali diperkenalkan, terutama jika dibandingkan dengan M-16 Amerika dan AKM Soviet. Senjata ini berakhir dengan kegagalan karena berbagai masalah yang kemudian mengakibatkan digunakannya kembali senjata yang dimaksudkan untuk digantikannya. Lebih jauh lagi, pengalaman tempur, yang diperoleh PLA selama konflik perbatasan China-Vietnam pada akhir tahun 1970-an, menunjukkan bahwa PLA tertinggal bertahun-tahun di belakang Angkatan Darat Vietnam dalam hal persenjataan infanteri. Pada awal konflik perbatasan China-Vietnam menunjukkan kepada PLA bahwa senapan SKS dan Tipe 56 mereka tidak seefektif yang mereka kira. Selain itu, senapan serbu Tipe 56 yang tersedia ternyata kurang akurat dari yang diinginkan. Faktanya Tipe 56 dimaksudkan sebagai senapan Sub Machine Gun (SMG) pengganti dari SMG Tipe 50 (copy dari PPSh-41) dan Tipe 54 (copy dari PPSh-43) di unit-unit infanteri tentara China. Dalam konflik melawan Vietnam, pasukan infanteri China pada dasarnya maju bertempur dengan penggelaran senjata ala Perang Dunia II. Senapan karabin Tipe 56 (SKS) sebagai pengganti senapan bolt action, didukung oleh senapan mesin ringan Tipe 56-1 (RPD) sebagai senjata otomatis tingkat regu, dan senapan Tipe 56 (AK-47) sebagai Sub Machine Gun yang hanya dibagikan kepada para perwira dan kader. Mungkin pasukan infanteri China saat itu adalah salah satu unit infanteri dari negara-negara kekuatan militer utama yang paling terbelakang dalam hal senjata perorangan yang digunakan. Sebagai perbandingan senapan AK dibagikan ke semua unit pasukan infanteri Vietnam. Oleh karenanya tidak mengherankan jika tentara China ada di posisi yang tidak menguntungkan pada banyak kontak senjata melawan tentara Vietnam.
Sebagai hasil dari pengalaman ini, program penelitian dan pengembangan baru untuk membuat senapan dimulai pada bulan April 1979. Menggunakan senjata eksperimental sebelumnya sebagai basis untuk senapan baru, setidaknya dua tim desain memasuki kompetisi pengadaan senapan baru. Rupanya, dua desain yang bersaing diberi label sebagai senapan Tipe 81 dan Tipe 82, keduanya terdiri dari senapan infanteri dasar dan senapan mesin ringan/senjata otomatis regu, yang dimaksudkan untuk menggantikan senapan mesin Tipe 56-1/RPD lama. Desain Tipe 81 akhirnya memenangkan tahapan uji coba, dan disetujui untuk dilakukan produksi awal pada tahun 1983. Setelah melalui uji coba lapangan yang ekstensif (termasuk digunakan oleh unit pasukan khusus dalam perang China-Vietnam Kedua di tahun 1984), secara resmi senapan ini disetujui untuk diproduksi massal dan digunakan secara resmi pada tahun 1986, sekaligus sebagai senapan sementara hingga pengembangan senapan dengan diameter laras lebih kecil (yang kemudian menjadi senapan Tipe 95 berkaliber 5.8x42mm) selesai. Tipe 81 diproduksi di pabrik senjata negara di Provinsi Heilongjiang, sedangkan pabrik senjata di Provinsi Yunnan membangun varian senapan mesin ringan-nya. Senapan itu diperkenalkan ke dinas operasional PLA pada tahun 1981 tetapi tidak didistribusikan secara luas sampai akhir 1980-an. Senapan ini berhasil menggantikan karabin SKS, senapan serbu Tipe 56 dan senapan mesin ringan RPD, di mana Tipe 63 gagal melakukannya. Seperti banyak senjata yang akan digunakan sementara lainnya, keluarga senapan Tipe 81 memiliki masa pakai yang jauh lebih lama daripada yang diperkirakan sebelumnya. Faktanya, senapan ini masih digunakan oleh pasukan PLA dan Polisi Rakyat Bersenjata (PAP) di seluruh daratan China, yang secara bertahap digantikan oleh keluarga senapan Tipe 95 dan QBZ-03 atau Tipe 03 berkaliber 5,8 mm yang baru. Namun produksi Tipe 95 lambat (hanya diproduksi 500.000 pucuk dalam waktu 10 tahun), dan sekarang malah dalam tahapan akan dipensiunkan, bisa berarti bahwa karir Tipe 81 tidak akan berakhir begitu saja, dan akan terus dipakai hingga waktu yang belum bisa dipastikan.
DESAIN PLATFORM SERBA-GUNA
Tipe 81 dibuat tidak dimaksudkan hanya sebagai senapan, tetapi dimaksudkan untuk menjadi ujian kemampuan bagi China untuk mengembangkan senjata ringan-nya sendiri, dan bukan hanya mengadaptasi desain dari negara lain. Tipe 81 menggabungkan bagian-bagian dari senapan Dragunov, SKS, dan AK. Pengaruh dari SKS hadir di penutup debu yang bentuknya agak mirip, dan receiver-nya secara keseluruhan. Blok gas dimasukkan ke bagian depan senapan, sebuah pilihan desain yang identik dengan AK-47. Bentuk senjata secara umum dan sistem pelepasan magazine sepenuhnya didasarkan pada desain Kalashnikov, meskipun diubah untuk memenuhi persyaratan PLA. Di antara perubahannya adalah penggunaan pembidik besi yang berbeda dan lebih baru, dan pegangan pistol yang unik seperti M16, yang dirancang khusus untuk memberikan pegangan dan kenyamanan yang lebih baik kepada pengguna saat menggunakan senjata ini. Kriteria desain utama yang harus dipenuhi senapan ini termasuk akurasi R50 1,78 inci, yakni 50% tembakan tepat sasaran dalam diameter 1,78 inci (4,5 cm) pada jarak 100 meter; peningkatan dalam hal pengendalian tembakan saat ditembakkan dalam mode tembakan otomatis penuh; memiliki keandalan yang sama dengan senapan AK, tetapi masa pakainya lebih lama hingga sekitar 20.000 tembakan; dan kemampuan dibuat dengan menggunakan peralatan produksi senapan AK dan SKS yang sudah ada pada saat itu. Pembuatan senapan ini ditempatkan di bawah pengawasan Wang Zi Jun hanya beberapa minggu setelah berakhirnya bentrokan perbatasan China-Vietnam pada bulan April tahun 1979.
Tipe 81 lebih dari sekadar senapan serbu—ini adalah sebuah keluarga senjata api infanteri, seperti keluarga AKM/RPK dari Soviet. Senapan Tipe 81 dibuat sebagai senapan serbu dengan popor pejal, senapan serbu dengan popor lipat (Tipe 81-1, yang desainnya diambil langsung dari desain popor senapan serbu Type 56-2 sebelumnya), dan Senjata Otomatis Regu berlaras berat/senapan mesin ringan Tipe 81. Yang terakhir dilengkapi dengan bipod dan dipasangi dengan magazine drum berkapasitas 75-peluru, menggantikan magazine berkapasitas 30-peluru yang umum dipakai, meskipun senapan ini juga kompatibel dengan magasin senapan serbu standar yang menggunakan 30 peluru. Perlu dicatat bahwa senapan berpopor lipat Tipe 81-1 yang awalnya ditujukan untuk pasukan terjun payung, kemudian menjadi senapan standar untuk semua unit pasukan. Meskipun secara eksternal layout-nya agak mirip dengan AK-47, namun tipe 81 secara signifikan berbeda darinya; fiturnya yang paling mudah dibedakan adalah adanya bagian laras yang terbuka, dengan pembidik depannya dipindahkan ke belakang. Hal itu dilakukan agar senapan ini bisa menembakkan granat senapan kaliber 22mm, yang meluncur di atas moncong laras yang tidak terhalang, yang dibentuk menjadi peluncur granat senapan tipe spigot. Laras senapan Tipe 81 lebih panjang satu inchi (2,54 cm) dibandingkan dengan senapan Tipe 56 yang digantikannya. Perubahan ini meningkatkan Muzzle Velocity Tipe 81 sebesar 33 fps jika dibandingkan dengan Tipe 56. Sementara itu dalam upaya untuk membuat senapan yang lebih modular dan mudah beradaptasi, bayonet lipat integral dari Tipe 56 dan Tipe 63 digantikan dengan bayonet pisau yang dapat dilepas. Senapan tipe 81 menggantikan sebagian besar senapan serbu dan karabin Tipe 56 yang sudah usang, serta senapan Tipe 63, di sebagian besar unit PLA, dan dipakai dalam beberapa pertempuran selama bentrokan perbatasan antara China dan Vietnam selama akhir tahun 1980-an. Dibandingkan dengan senapan Tipe 56/AK-47, Tipe 81 memiliki beberapa fitur yang menonjol. Senapan ini menggunakan laras yang lebih panjang dan receiver yang lebih kaku, yang terbuat dari baja lembaran yang lebih tebal. Ia juga dilengkapi bolt group yang lebih ringan yang dikombinasikan dengan regulator gas, yang memungkinkan pengoperasian yang lebih halus dalam kondisi normal, untuk menghasilkan peningkatan akurasi dalam tembakan tunggal dan tembakan otomatis. Sistem gas dari Tipe 81 memiliki 3 jenis pengaturan, yakni: 0 untuk mematikan/menembakkan granat senapan, 1 untuk normal, dan 2 untuk kondisi senjata yang sangat membutuhkan tenaga. Sistem gas dapat ini disetel dengan memasukkan rim peluru kaliber 7,62×39 ke dalam pawl penyetelan dan diputar. Senapan ini juga memiliki penahan bolt-terbuka, meskipun membuatnya memerlukan magazine khusus yang tidak kompatibel dengan keluarga senapan AK. Selektor pengaman Tipe 81 dipindahkan ke sisi kiri dan pembidiknya juga berbeda dari Tipe 56/AK-47.
PLA adalah pengguna utama keluarga senapan ringan Tipe 81, tetapi tampaknya bukan satu-satunya. Cukup banyak senapan Tipe 81-1 dibagikan untuk jajaran pasukan polisi bersenjata China (PAP). Penjualan ekspor juga dilakukan ke Aljazair, Burma dan beberapa negara bagian lainnya, sebagian besar di kawasan Asia Tenggara dan Afrika. Norinco Corporation milik pemerintah China juga memproduksi versi semi-otomatis saja dari senapan Tipe 81 untuk diekspor ke pasaran sipil di negara-negara Barat. Dalam waktu yang cukup singkat, senapan Tipe 81 semi-otomatis, berdasarkan senapan Tipe 81-1 dan Tipe 81 LMG, tersedia untuk pengguna di AS melalui ChinaSports Inc, yang diperdagangkan di Santa Fe Springs, California. Dilengkapi dengan amunisi “orisinil” kaliber 7.62x39mm, senapan ini mirip dengan prototipe militer mereka, kecuali ketidakmampuan yang jelas untuk menembak dalam mode penembakan otomatis penuh dan pengaturan pengamannya yang kurang terlihat pada senapan Tipe 81S. Untuk beberapa alasan, model ini memiliki pengamannya yang terletak di dalam triggerguard, sedangkan senapan “heavy barrel” Tipe 81MGS dan varian militernya memiliki tuas pengaman yang terletak di sisi kiri receiver. Impor senjata-senjata ini oleh AS akhirnya dihentikan. Sementara itu Norinco juga memproduksi varian semi-otomatis dengan kaliber 5.56mm (0.223) yang langka dari senapan Tipe 81S, yang dikenal sebagai EM-356. Secara visual berbeda dari senapan Tipe 81S berkaliber 7.62mm dengan memiliki blok gas yang bergerak lebih jauh ke depan pada laras, dan menggunakan magazine dari baja tempa berisi 30-peluru, yang diambil dari varian senapan semi-otomatis Tipe 88S (klone dari AK-74) berkaliber 5.56mm, yang juga ditawarkan oleh Norinco.
Fitur aneh lain dari model ekspor adalah jenis turunan dengan popor lipat. Sementara senapan Tipe 81 varian militer menampilkan popor kayu tetap atau popor logam lipat samping, senapan Tipe 81S juga ditawarkan dengan popor bahu tipe AKS underfolding, dalam varian berkaliber 7.62mm dan 5.56mm. Varian terbaru dari keluarga senapan Tipe 81 adalah senapan Tipe 87 berkaliber 5.8mm. Secara mekanis mirip dengan Tipe 81-1, tetapi disesuaikan dengan amunisi baru buatan China, DBP-87 berkaliber 5.8x42mm. Perubahan lain yang terlihat termasuk furnitur yang terbuat dari plastik dan popor bahu lipat samping berbentuk L, yang juga dilapisi plastik. Diproduksi dalam jumlah yang relatif kecil, senapan Tipe 87 digunakan sebagai wahana uji coba untuk memperbaiki amunisi kaliber 5,8 mm sebelum diadopsi skala penuh, bersama dengan sistem senjata ringan Tipe 95 yang sangat berbeda, yang terdiri dari senapan, karabin, dan senapan mesin ringan, yang semua didasarkan pada layout bullpup yang sama dengan bodi plastik. Tampaknya sistem senjata ringan Tipe 81 secara bertahap sedang dalam proses dihapus dari unit-unit PLA di garis depan, yang sekarang menggunakan sistem senjata ringan Tipe 95 berkaliber 5,8 mm. Namun, PAP masih memiliki stok senapan Tipe 81 yang cukup besar, yang dibagikan secara teratur, terutama di daerah-daerah yang lebih terpencil di negara ini. Juga, muncul konversi semi-otomatis dari senapan Tipe 81 dan Tipe 81-1 militer sebelumnya ditampilkan di pameran IWA-2014 di Nuremberg, Jerman. Rupanya, Norinco memperoleh beberapa stok senapan Tipe 81 bekas militer dalam kondisi siap pakai, dan setelah memperbarui dan mengubahnya menjadi hanya bisa menembak dalam mode semi-otomatis saja, berencana untuk menjualnya ke kalangan penembak di kawasan Eropa. Tipe 81 juga dapat dilengkapi dengan rel Picatinny (untuk menempelkan aksesoris pendukung tambahan), bipod, foregrip, dan senter. Salah satu upaya tersebut untuk memasarkan fitur rel Picatinny untuk Tipe 81 datang dari Bao Wa, pemasok perlengkapan penegakan hukum yang berbasis di Hong Kong.
DETAIL DESAIN
Type 81 adalah senjata api dengan pilihan mode penembakan yang dioperasikan dengan gas, disuplai dengan magazine, yang ditembakkan dari sistem bolt tertutup. Berbeda dengan karabin Tipe 63 sebelumnya, Tipe 81 menggunakan sistem gas dengan desain murni asal China. Senapan ini menggunakan prinsip piston gas short-stroke yang terletak di atas laras dan regulator gas dengan tiga posisi (dua posisi untuk menembak dalam kondisi normal dan berat, bertanda angka “1” dan “2,” dan satu bertanda “0” untuk meluncurkan granat senapan ). Bolt group pada senapan ini memiliki desain rotating bolt seperti pada tipe AK-47 yang mengunci ke machined barrel trunnion, yang disematkan ke receiver baja yang ditempa. Terdapat celah yang signifikan antara pelindung pelatuk dan magasin pada senapan Tipe 81, sedangkan pada seri senapan Tipe 56, magazine berdekatan dengan bagian depan pelindung pelatuk. Lubang laras dan bolt group dibuat berlapis krom untuk memastikan masa pakainya yang lebih lama serta tahan terhadap amunisi yang korosif. Senapan tipe 81 juga memiliki fitur penahan bolt, yang “menangkap” bolt pada posisi terbuka setelah peluru terakhir ditembakkan dari magazine. Tidak ada tuas pelepas bolt manual yang terpisah; dimana bolt harus dilepaskan dengan menariknya sedikit ke belakang dari posisi terkunci dan kemudian melepaskan pegangannya. Pegas dan guide rod pada Tipe 81 mengambil desain dari AK. Tidak seperti tuas selektor bergaya Kalashnikov untuk memilih mode tembakan, tuas pilihan pada Tipe 81 lebih mirip dengan senapan M-16. Tuas untuk pemilih pengaman terletak di sisi kiri receiver, tepat di atas pegangan pistol, dan dapat dengan mudah dioperasikan dengan ibu jari tangan kanan. Namun, pengaturannya tetap berbeda bagi penembak Amerika yang terbiasa dengan tuas pilihan tipe AR-15/M-16. China menyadari bahwa senapan serbu Tipe 56 sebelumnya dianggap memiliki akurasi yang terlalu buruk dalam mode tembakan tunggal — anehnya, pengakuan ini bertentangan dengan pengalaman Soviet pada 1950-an. Sebagai gantinya, tuas pilihan Tipe 81 bekerja searah jarum jam dari posisi jam tiga, dengan pengaturannya menjadi “0” (aman), “2” (otomatis penuh) dan “1” (semi-otomatis).
Pembidik senapan yang terbuka ditandai dari jarak 100 hingga 500 meter, dengan tiang bidikan depan yang dilindungi dipasang tepat di depan blok gas, membiarkan bagian depan laras bebas untuk dipakai sebagai peluncur granat senapan. Tipe 81 juga kompatibel dengan peluncur granat underbarrel QLG-91A kaliber 35 mm, yang didasarkan pada peluncur granat M203 AS, tetapi menggunakan granat yang kurang kuat. Pembidik bagian depan dapat didorong dari sisi ke sisi dengan alat pendorong bidik SKS/AK untuk menyesuaikan secara horizontal dan tiang bidik depan dapat diputar ke atas atau ke bawah untuk menyesuaikan pembidik depan secara vertikal dengan menggunakan alat yang sama. Bidikan belakang memiliki bukaan berbentuk T yang tidak biasa, dengan takik berbentuk U kecil di bagian bawah digunakan untuk membidik yang sebenarnya. Bidikan belakang menggunakan drum yang bisa diputar untuk mencapai ketinggian yang berbeda untuk menembak dari jarak yang berbeda-beda. Penyesuaian jarak dilakukan dengan memutar kenop yang terletak di kedua sisi dasar pembidik belakang; kenop ditandai untuk jangkauan dalam jarak ratusan meter (dari 100 hingga 500). Jangkauan efektif dari senapan ini mencapai 280 meter dengan jarak tembak maksimum 520 meter. Amunisi senapan disuplai dari magazine baja tempa berkapasitas 20 dan 30 peluru yang dirancang khusus, atau dari drum berkapasitas 75 peluru yang ditujukan untuk senapan mesin ringan Tipe 81. Magazine dua puluh peluru tergolong langka dan diyakini sebagai warisan dari senapan Tipe 63 sebelumnya.
Aksesoris lainnya (pegangan pistol dan forend) biasanya terbuat dari kayu. Ruang pada popor senapan berisi kit pembersih sementara batang pembersih berada di depan di bawah laras. Terdapat bagian ekstensi di kit pembersih yang membuat batang pembersih menjadi sepanjang 13,5″. Karena batang itu tidak cukup sepenuhnya membersihkan hingga sepanjang laras, perlu pertimbangkan untuk menggunakan batang pembersih tarik atau yang memiliki panjang sepenuh laras. Senapan Tipe 81-1 yang paling umum memiliki fitur popor lipat samping, terbuat dari lembaran baja, dan dilengkapi dengan penutup plastik yang tidak biasa, yang tampaknya dimaksudkan sebagai pegangan untuk bayonet yang juga dapat berfungsi ganda sebagai sandaran pipi, yang melindungi wajah penembak dari kontak dengan baja langsung. Bila tidak diperlukan, popor bahu dapat dilipat ke depan dan ke kanan. Senapan mesin ringan Tipe 81, yang digunakan untuk unit setingkat regu pada dasarnya mirip dengan senapan Tipe 81, dengan modifikasi tertentu. Yang terutama, ia memiliki laras yang lebih panjang dan lebih berat, dilengkapi dengan bipod lipat yang terpasang secara permanen. Pembidik depan dipasang di ujung moncong laras, yang memungkinkan radius bidikan yang lebih jauh. Bidikan belakang dilengkapi dengan penanda hingga jarak 800 meter. Senapan ini dilengkapi dengan popor bahu kayu tetap dan pegangan lipat, yang terletak di bagian depan receiver. Pegangan pembawa ditempatkan di atas sisi kanan receiver untuk memungkinkan pengguna membawa senjata ke dalam pertempuran.
Senapan Tipe 81 China telah menunjukkan gaya unik China pada desain senjata dasar bergaya Soviet, yang menghadirkan desain senapan yang secara bersamaan unik dan familiar. Apapun yang terjadi, seri senapan ini telah terbukti menjadi senjata buatan China yang tangguh dan andal yang telah mendapatkan reputasi untuk kinerjanya di medan tempur. Sebagai senapan tempur utama PLA, Tipe 81 akan terbukti berhasil digunakan dalam pertempuran, dan akan menjadi senjata operasional utama sampai akhir tahun 1990-an. Beberapa sumber melaporkan bahwa dalam hal akurasi Tipe 81 mendekati akurasi senapan otomatis M-16 dari AS. Perubahan desain pada Tipe 81 kabarnya meningkatkan akurasi senapan ini 40% lebih baik dari keluarga senapan AK pada jarak 300 meter saat diuji-coba. Selain itu, ia memiliki tingkat ketahanan dan keandalan yang sama dalam kondisi buruk seperti desain Kalashnikov. Ketahanan ini didapat dengan beberapa cara. Receiver baja tempa dari tipe 81 memiliki ketebalan 1,5 mm. Lebih tebal dibanding pada AKM yang hanya setebal 1 mm. Tekukan melintang pada sisinya juga turut menambah kekuatannya. Tipe 81 dapat diandalkan, dengan mampu menembak rata-rata sekitar 15.000 peluru tanpa ada bagian yang rusak atau perlu diganti. Senapan ini lebih akurat daripada senapan AK standar yang menembakkan peluru kaliber 7.62×39, dengan sedikit hentakan tolak balik saat ditembakkan. Tuas pilihan mode penembakannya yang terletak di sisi kiri receiver pada Tipe 81 jauh lebih nyaman dan lebih cepat untuk digunakan daripada tuas selektor pada AK-47. Senapan Tipe 81 lebih panjang dan sedikir berat dibanding dengan AKM, namun lebih ringan dibanding dengan AK-47. Tipe 81 bagaimanapun tidak begitu sukses diekspor, karena bagian-bagiannya yang tidak dapat dipertukarkan dengan keluarga senapan AK dan harganya yang mencapai $ 175, hampir dua kali lipat harga senapan Tipe 56-2 dan senapan copy-an AK lainnya. Kolektor senjata api di Kanada kabarnya dapat membeli Tipe 81 varian sipil yang dibuat oleh Poly Technologies tetapi kapasitas magasinnya dibatasi hanya hingga lima butir peluru. Tidak ada catatan akurat mengenai berapa banyak Tipe 81 yang sempat dibuat, tetapi karena sudah distandarisasi oleh PLA, diperkirakan angka produksi sekitar 2.000.000 atau lebih adalah jumlah yang masuk akal.
AMUNISI
Tipe 81 menggunakan amunisi kaliber 7.62x39mm, yang mirip dengan pendahulunya, seperti senapan serbu Tipe 56, namun magazine diantara keduanya tidak kompatibel. Amunisi ini dipilih karena China telah memproduksi peluru tersebut, dan juga tersedia dalam jumlah banyak karena digunakan juga oleh senapan serbu Tipe 56. Manfaat lain dari peluru kaliber adalah ukurannya yang besar, yang memungkinkannya menembus sebagian besar pakaian luar. Namun, turunan selanjutnya dari Tipe 81 diubah untuk bisa menembakkan peluru kaliber 5.56x45mm standar NATO, terutama adalah peluru jenis EM356, sebuah konsep yang diusulkan untuk senapan yang dirancang untuk penggunaan sipil, tetapi tidak pernah direalisasikan lebih lanjut karena pembatasan impor. Model lain seperti CS/LR14 menggunakan peluru kaliber 7,62x51mm NATO dan dimodernisasi untuk penjualan dan penggunaan ekspor. Pada akhir tahun 1970-an dan awal 1980-an, baik Uni Soviet maupun negara-negara Barat telah memiliki senapan infanteri standar yang dilengkapi dengan amunisi generasi baru antara kaliber 5,45×39 mm (Soviet) dan 5,56×45 mm (Barat), yang telah meningkatkan kemapuan balistik dari peluru kaliber 7,62×39 mm. Militer China kemudian juga memutuskan untuk mengikuti tren ini dan mengembangkan jenis amunisi kelas menengah baru dengan kemampuan balistik yang telah ditingkatkan bersama dengan senapan serbu baru yang mereka ciptakan. Desain peluru berkaliber 5,8x42mm ini kemudian diujicobakan pada senapan Tipe 87, yang dikembangkan dari senapan Tipe 81.
VARIAN
Varian lokal
- Tipe 81: Senapan berkaliber 7.62x39mm dengan popor kayu tetap. 400.000 unit diproduksi sebelum digantikan oleh Tipe 81-1.
- Tipe 81-1: Senapan berkaliber 7.62x39mm dengan popor lipat, yang desainnya diambil dari senapan serbu Tipe 56-2. Awalnya ditujukan untuk penggunaan pasukan penerjun payung, Type 81-1 menggantikan Type 81 dengan popor kayu tetap sebagai senapan standar untuk PLA. Tipe ini menggantikan Type 81 awal, karena model ini lebih murah untuk diproduksi.
- Tipe 81 LMG: Senapan mesin regu berkaliber 7.62x39mm. Senapan ini menampilkan perubahan dalam bentuk pegangan pembawa tambahan, bipod, dan laras yang lebih panjang dan berat untuk mengimbangi penggunaan sebagai senapan mesin ringan. Senapan mesin ringan ini dimaksudkan untuk menggantikan senapan Tipe 56-1 yang sudah ada sebelumnya (versi China dari senapan RPD).
- Tipe 81 MGS: Versi senapan dengan mode penembakan semi-otomatis saja dari Tipe 81 LMG.
- Tipe 81S: Model senapan semi-otomatis awal yang ditujukan untuk pasaran (sipil) AS. Hanya 20 unit yang sempat diimpor pada bulan Januari 1989 sebelum impor lebih lanjut diblokir oleh perintah eksekutif.
- EM356: Varian berkaliber 5.56x45mm dari Tipe 81S, yang ditujukan untuk pasaran (sipil) AS. Hanya 3 prototipe yang diselesaikan dan diimpor untuk pertunjukan SHOT 1989 sebelum impor dilarang bersama dengan Tipe 81S atas perintah eksekutif. Tidak ada magazine dari tipe ini yang pernah dibuat sehingga magazine AK kaliber 5,56x45mm yang dimodifikasi harus digunakan sebagai gantinya.
- T81SA: Varian semi-otomatis dengan kaliber 7.62x39mm.
- T81-1SA: Sama seperti T81SA, tetapi dengan popor lipat.
- Tipe 87: Berfungsi sebagai platform pengembangan untuk senjata ringan PLA generasi berikutnya, yang digunakan sebagai wahana uji untuk amunisi DBP87 kaliber 5,8x42mm yang baru. Senapan ini memiliki fitur berbahan plastik dan popor lipat berbentuk L. Senapan ini tidak pernah masuk ke jalur produksi skala penuh tetapi telah ada dalam dinas operasional dengan pasukan khusus PLA. Desainnya diselesaikan pada tahun 1987.
- Tipe 87-1: Senapan serbu prototipe yang digunakan untuk mengembangkan dan menguji peluru DBP87 5.8x42mm.
- Tipe 81 Taktis: Varian taktis yang digunakan oleh PAP dengan rel picatinny.
- CS/LR14: senapan tempur berkaliber 7.62x51mm, dengan upgrade taktis terbaru seperti penambahan rel taktis, foregrip, dudukan tambahan, dll.
- NAR-10: Varian taktis CS/LR14 yang dibuat untuk tujuan ekspor.
- NR-81S: Varian semi-otomatis yang dibuat terutama untuk pasar Eropa dan Kanada.
- Tipe 81A: Varian yang ditingkatkan dengan popor baru dan rel Picatinny yang ditampilkan di Zhuhai Airshow tahun 2018.
Varian Asing
Bangladesh
BD-08 dan BD-15: Senapan serbu BD-08, dan senapan mesin ringan BD-15 telah dibuat di bawah lisensi oleh Pabrik Persenjataan Bangladesh sejak tahun 2008. BOF memproduksi lebih dari 10.000 pucuk senapan BD-08 per tahun, dengan ijin produksi lisensi hingga 100.000 pucuk. Senapan ini memiliki recoil yang lebih sedikit daripada Tipe 81 standar, dan merupakan senapan standar Angkatan Darat Bangladesh.
Myanmar
Kachin Independence Army memproduksi varian Tipe 81 yang dijuluki M23, hadir dengan furnitur berbahan polimer yang diperbarui dengan Motif Matahari. Tidak banyak yang diketahui tentang rincian produksi senapan ini karena asal-usul klandestin mereka. Dilaporkan terkadang senapan ini mengalami masalah keandalan. Beberapa tipe dari senapan ini adalah:
- Kachin K09: Dilengkapi dengan furnitur berbahan polimer hitam/plum.
- Kachin K010: Dilengkapi dengan furnitur berbahan polimer hijau.
- Kachin K011: Varian khusus peluncur granat senapan berkaliber 45mm.
Ada juga senapan Tipe 81 dibuat oleh United Wa State Army. Operator penting lainnya dari Tipe 81 termasuk Aljazair, Djibouti, Pantai Gading, Niger, Nigeria, Pakistan, Sri Lanka, Sudan, dan Tanzania. Senapan ini telah melihat dipakai dalam bentrokan China-Vietnam, Perang Saudara Sri Lanka, dan dalam pemberontakan di seluruh wilayah Myanmar. Senapan sementara buatan China tahun 1980-an ini mungkin akan terus digunakan hingga abad ke-21.
DINAS OPERASIONAL SENAPAN TYPE 81
Ketika para pembuat senjata terus mendandani senjata ringan buatannya tanpa alasan yang jelas, tentara dari salah satu negara bagian Asia Selatan telah menggunakan senapan unik yang tidak banyak digunakan di tempat lain. Senapan ini disebut sebagai BD-08 dan dibuat di pabrik persenjataan milik pemerintah Bangladesh. Senjata itu sendiri, bagaimanapun, berasal dari China dan lebih dikenal sebagai senapan Tipe 81. Alasan mengapa Bangladesh memilih senapan ini masih belum jelas. Bahkan dengan banyak stok tiruan dari senapan AK-47 yang terkenal dan berbagai alternatif yang beraneka ragam, BD-08 telah dipilih dan distandarisasi sebagai senapan resmi Bangladesh dan akan tetap demikian selama beberapa dekade mendatang. Ini sebenarnya adalah pencapaian yang wajar untuk salah satu desain senjata api paling sukses di Asia. Karir senapan ini bersama Angkatan Bersenjata Bangladesh dimulai pada tahun 1990-an, ketika China memberikan senapan otomatis Type 81 kepada tentara Bangladesh dalam bentuk bantuan militer, dan tentara Bangladesh segera jatuh cinta dengan senjata ini karena dianggap berkinerja baik. Jadi pada tahun 2008, Bangladesh menandatangani perjanjian perdagangan militer dengan perusahaan militer China dan kemudian membeli ijin produksi senapan otomatis Tipe 81. BD-08 hanya diproduksi di Bangladesh Ordnance Factory (BOF), yang dibangun dengan bantuan China pada tahun 1970 untuk membantu meningkatkan pertahanan di wilayah Pakistan Timur (nama Bangladesh dulu saat masih menjadi bagian dari Pakistan), yang perbatasannya dikelilingi oleh India di tiga sisi. Setelah Bangladesh mencapai kemerdekaan pada tahun 1971 fasilitas itu dihidupkan kembali oleh pemerintah baru dan diarahkan untuk memproduksi amunisi. Senjata ringan bagi prajurit infanteri yang paling umum di negara itu pada saat itu adalah senapan bolt action tua kaliber .303 (Senapan Lee Enfield asal Inggris dari masa Perang Dunia II) dan karabin SKS impor dari China. Angkatan bersenjata Bangladesh yang masih muda kemudian harus puas dengan persenjataan terbatas dan senapan serbu sisa-sisa (yang umum dipakai baik India maupun Pakistan) seperti H&K G3, FN SLR, dan Tipe 56 dibagikan dalam jumlah terbatas.
Baru pada tahun 2004 BOF meluncurkan program untuk memproduksi senapan baru. Karena pengalamannya memakai senapan Type 56 dan Type 63 yang diimpor dari China, Type 81 muncul sebagai model pilihan yang proses produksinya dimulai pada tahun 2008. Adapun untuk senapan BD-08, karena BOF hanya memiliki pabrik senjata untuk memproduksi senapan, jumlah total sejauh ini bisa di kisaran lima digit kecil. Sampai penggantiannya dengan senapan bullpup QBZ-95 dengan rumahan peluru untuk menembakkan peluru ringan kaliber 5,8 mm, Tipe 81 mungkin adalah senapan non-Eropa paling sukses yang menggunakan amunisi standar AK-47. Pada saat dipensiunkan pada akhir 1990-an, daripada disimpan dan tidak digunakan, Tipe 81 kemudian dibagikan ke Polisi Rakyat Bersenjata. Sementara itu, di Bangladesh BD-08 digunakan oleh pihak tentara bersama dengan senapan Tipe 56 dan Tipe 63 yang lebih tua. SKS bahkan belum ditarik dari dinas operasional karena masih dipakai untuk sebagai senapan penembak jitu di tingkat peleton. Angkatan Darat Bangladesh tampaknya tidak menggunakan granat senapan pada senapan BD-08 mereka meskipun peluncur granat underbarrel kaliber 40 mm dapat dipasang di senapan itu. Sangat menarik bagaimana militer Bangladesh lebih memilih senapan yang dirancang untuk amunisi AK ketika tetangganya sudah memilih beralih ke peluru standar NATO kaliber 5,56×45 mm yang lebih ringan untuk senjata infanteri prajurit mereka. Tentara Myanmar diketahui memakai senapan EMERK sementara India menggunakan INSAS yang dicap gagal.
Di negara tetangga China, Myanmar model tiruan senapan otomatis Tipe 81 berkembang pesat di mana-mana. Pertama, tentara pemerintah Burma, setelah mendapatkan senapan otomatis Tipe 81 dari China, mereka juga sangat puas dengan kinerja senjata ini, sehingga meniru membuat Tipe 81 untuk melengkapi pasukannya. Angkatan bersenjata dari etnis regional di Myanmar juga memiliki sejumlah besar model tiruan senapan otomatis Tipe 81. Dengan saat ini meningkatkan kekuatannya menjadi lebih dari 30.000 petempur, United Wa State Army (UWSA) selalu menjadi kekuatan yang diperhitungkan di wilayah perbatasan Burma dengan China. Dan meskipun produksi senjata di kawasan Wa (Negara Bagian Shan utara) bukanlah topik yang baru atau hangat, hanya ada sedikit tulisan yang mengulas tentang senjata apa yang sebenarnya diproduksi disana dan bagaimana membedakannya. Sementara itu, baik faksi bersenjata Wa dan kelompok etnis Kachin akan secara terbuka dan bangga mengklaim bahwa senjata ringan yang mereka pakai sepenuhnya diproduksi di dalam negeri. Meskipun kedua pasukan etnis ini memiliki kemampuan melakukan perakitan senjata yang terbatas dan orang-orang Kachin tampaknya memproduksi mortir mereka sendiri, hubungan di belakang kedua kelompok tersebut berasal dari negara tetangganya China dalam bentuk turunan senapan Tipe 81. Untuk Wa, hal ini terlihat sangat jelas melalui dua varian Type 81 yang dirakit di Myanmar. Juru bicara Tatmadaw Burma menyebutkan setidaknya ada satu lokasi di mana area perakitan ini berada saat melakukan konferensi pers pada tahun 2015. “Pemberontak Kokang menggunakan senapan Tipe 81-8 yang diketahui diproduksi oleh tentara Wa. Menurut pengakuan warga China yang ditangkap, tentara Watelah membuat senjata di Pangkham (sebelumnya dikenal sebagai Pangsang) di Negara Bagian Shanbagian timur, dan perwira serta warga militer China telah bertugas sebagai penasihat dan instruktur militer di sepanjang wilayah perbatasan.”
Meskipun secara operasional identik dengan senapan standar Tipe 81 berkaliber 7,62x39mm asli China, turunan senapan buatan Wa memiliki beberapa ciri-ciri kunci yang secara visual membantu mengidentifikasinya sebagai senapan buatan Wa. Terlepas dari adanya penanda di bagian trunnion, semua ciri-ciri itu ada di aksesoris senapan. Pertama, furnitur (pelindung tangan, pegangan pistol, dan popor) semuanya terbuat dari polimer hitam. Kedua, handguard memiliki potongan alur jari di bagian bawahnya. Ketiga, pegangan pistol memiliki sudut yang sangat drastis, membuatnya sangat mirip dengan (seperti terinspirasi) senapan Stoner-63. Keempat, popor itu sendiri memiliki “penurunan” yang sangat berbeda antara sandaran pipi dan di mana ia terhubung ke receiver. Ciri-ciri visual identifikasi yang dijelaskan diatas tampaknya hadir dalam dua varian senapan Tipe 81 yang dirakit oleh UWSA. Varian pertama adalah salinan Tipe 81 yang sangat mirip, terlepas dari furniturnya, sebenarnya hampir identik. Namun, varian kedua berbeda dari yang pertama hanya dalam hal memiliki blok gas miring standar Kalashnikov yang dipasang di tempat kombinasi blok gas/pembidik depan dari Tipe 81. Selain itu, senapan ini memiliki tiang pembidik depan yang ditekan ke moncong larasnya di mana platform senapan Kalashnikov biasanya memilikinya. Catatan lain di sini adalah bahwa Wa tampaknya menggunakan magazine berbahan polimer yang dirancang serupa yang dipakai pada turunan senapan Tipe 81 milik mereka (yang juga muncul di antara senapan Kalashnikov orang-orang Kachin). Tentu saja, magazine platform Kalashnikov dan magazine Type 81 tidak dapat dipertukarkan, tetapi penampilan luar dari desain magazine yang dipakai kedua kelompok etnis ini tidak boleh diabaikan.
Aktivitas media sosial baru-baru ini mengindikasikan setidaknya seperti satu senapan tipe 74 berkaliber 7.62x39mm buatan China dijual melalui pasar senjata online di Baghdad. Sekilas, senapan mesin ringan itu tampak seperti RPK. Tetapi setelah diperiksa lebih dekat, orang akan melihat pegangan pembawanya berbentuk aneh, bolt-nya seperti karabin SKS, receiver atas yang tidak tertutup, dan pegangan pistolnya yang unik. Faktanya, salah satu seri senjata ringan Type 81 ini digunakan jauh lebih seperti SKS modern dalam peran senapan serbu daripada peran senapan Kalashnikov di China. Dari satu foto, kita tidak dapat melihat lebih banyak informasi tentang senapan LMG ini, penanda, tahun pembuatan, dan lain-lain. Namun, senapan itu terlihat sangat baru dan mungkin awalnya tidak dipakai di PLA, sehingga mengindikasikan bahwa senjata itu mungkin ditujukan untuk pasaran ekspor baru-baru ini oleh China. Beberapa sumber online telah mengindikasikan bahwa beberapa unit Polisi Irak terlihat menggunakan senapan Tipe 81, selain foto-foto yang didapat di luar Suriah. LMG ini bisa dengan mudah menyelinap di antara senapan-senapan ini sebagai bagian dari pengiriman sebelumnya. Dalam laporan lain menunjukkan bahwa senapan Tipe 81 juga dipakai oleh kelompok teroris ISIS di Mosul. China terkenal karena mengekspor Tipe 81 ke pemerintah yang terkena sanksi dan kelompok-kelompok pemberontak yang tidak sah. Salah satu contoh terbesar adalah Tentara Kemerdekaan Kachin dan Tentara Negara Bagian Shan di Burma, seperti yang sudah dibahas diatas. Sebelum Tipe 81 (diperkenalkan pada 1980-an), China adalah pemasok senjata ringan dengan karakter “Plausible Deniability” di seluruh dunia. SKS hanya dikenal sebagai M21, AKM dikenal sebagai M22, tanpa penanda buatan China. China akan mendistribusikan senjata kecil “tanpa penanda” ini di titik-titik tertentu yang sesuai dengan kebijakan luar negeri. Dengan ini jika Amerika Serikat atau Perserikatan Bangsa-Bangsa suatu saat menghadapi China, bukti kuat untuk sebuah kasus melawan China akan sangat sulit didapat.
Baru-baru ini, kontingen tentara dan polisi Rwanda menggunakan senapan otomatis Tipe 81 buatan China dan granat Tipe 03 sebagai perlengkapan standar mereka, serta menggunakan senapan Tipe 81-1 untuk misi tempur di Mozambik. Senapan otomatis veteran Tipe 81 asal China ini sekali lagi menjadi topik diskusi hangat di kalangan penggemar militer. Kita semua tahu bahwa sebagian besar senapan yang sebelumnya diekspor China ke Afrika adalah senapan serbu Tipe 56, dan umumnya melengkapi kekuatan militer di negara-negara Afrika. Senapan otomatis Tipe 81 yang baru-baru ini muncul masih tergolong langka. Penampilan senapan otomatis tipe 81-1 yang memperlengkapi oleh tentara dan polisi Rwanda sedikit berbeda dengan yang digunakan Tentara Pembebasan Rakyat dulu. Namun kalaupun ada modifikasi kecil pada handguard di bagian depan senjata, tetapi ketika dilihat secara keseluruhan, orang-orang masih dapat mengenalinya secara sekilas sebagai senapan otomatis Tipe 81 asal China. Sri Lanka tercatat mulai mencoba menggunakan senapan otomatis Tipe 81 pada tahun 1990-an, dan pasukan Sri Lanka juga memiliki senapan otomatis Tipe 81 berlaras pendek yang sangat langka. Meskipun senapan Tipe 81 tidak memiliki angka penjualan ekspor yang besar, namun senapan “interim” ini telah membuktikan kemampuan teknik produksi senjata China dalam membuat senjata yang cukup handal digunakan di berbagai belahan dunia, walau hanya dipakai di militer negara-negara yang kurang menonjol.
SPESIFIKASI SENAPAN TYPE 81
Bobot
3.4 kg (7.50 lb) (kosong)
4.5 kg (9.92 lb) (terisi) (CS/LR14)
Panjang
955 mm (37.6 in)
785 mm (30.9 in) (popor terlipat) (CS/LR14)
1,010 mm (40 in) (popor dipanjangkan) (CS/LR14)
Panjang laras
445 mm (17.5 in)
Jenis Peluru
7.62×39mm (Type 81)
5.8×42mm DBP87 (Type 87)
7.62×51mm (CS/LR14)
Sistem kerja : Short stroke gas piston, rotating bolt
Laju penembakan : Kira-kira 700–720 peluru/menit
Muzzle Velocity : 750 m/detik (2,461 ft/detik); 760 meter per detik (2,493 kaki per detik) (CS/LR14)
Jarak tembak efektif
400+ meter
400-500 meter (CS/LR14)
Jarak tembak maksimum
2000+ meter
Kapasitas peluru : 30-peluru (20 peluru pada CS/LR14), 75-peluru dalam drum magazine
Pembidik : Bidikan besi yang dapat disesuaikan
Diterjemahkan dan ditambahkan kembali dari:
Gun Review: The Chinese Type 81; CHINA’S 7.62X39MM ANSWER TO THE SOVIET AKM SERIES OF WEAPON SYSTEMS! By MAXIM POPENKER
Chinese Type 81 AR – Red Star Arms by Timothy T. Yan
http://www.redstararms.com/type81.pdf
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Type_81_assault_rifle
https://guns.fandom.com/wiki/Type_81_assault_rifle
Bangladeshi Soldiers Are Issued A Unique Assault Rifle
Border Wars: The Type 81 Variants of the United Wa State Army by Miles; Posted September 14, 2018
Chinese Type 81 in Baghdad by Miles Posted February 28, 2017
The Rwandan army was surprised to see Type 81 automatic rifles, a generation of famous guns in the hearts of the people, and they are very popular overseas
2022-06-21 11:12 HKT
https://inf.news/en/military/65743977c516ca6f7e07e2faed15de8a.html
Chinese Type 81 LMGs Found with Amphetamine Filled Packets in Mosul by Miles Posted April 19, 2018
Type 81 Assault rifle
https://www.military-today.com/firearms/type_81.htm
The Type 81 Is China’s Unique AK-47 Hybrid
A successful Cold War battle rifle — if only a stopgap by Charlie Gao
NORINCO Type 81 Assault Rifle / Light Machine Gun (LMG) [ 1983 ]
https://www.militaryfactory.com/smallarms/detail.php?smallarms_id=1022
Type 81 Review By Adriel; January 7, 2018
Type 81: This Chinese Rifle is as Tough as Nails, Thanks to its Russian DNA by Caleb Larson
Meet The Type 81 Rifle, China’s Best Shot At Improving The AK-47 by Matthew Moss
https://nationalinterest.org/blog/reboot/meet-type-81-rifle-chinas-best-shot-improving-ak-47-164791
